Jakarta – Penyerang lincah Muhammad Supriadi resmi mengakhiri kerja samanya dengan Persik Kediri menjelang bergulirnya kompetisi musim 2026/2027. Keputusan ini menandai berakhirnya perjalanan tiga musim sang pemain bersama skuad berjuluk Macan Putih yang telah memberinya banyak pengalaman berharga.
Manajer Persik Kediri, Rachmad Tri Kuncara, memberikan apresiasi tinggi atas dedikasi yang ditunjukkan oleh Supriadi selama berseragam klub. Menurut Rachmad, pemain berusia 25 tahun tersebut memiliki semangat juang yang luar biasa dan selalu memberikan kontribusi sentral di setiap pertandingan yang ia jalani.
Supriadi sendiri didatangkan oleh manajemen Persik Kediri dari Persebaya Surabaya pada musim 2023/2024. Selama masa baktinya, ia tercatat telah tampil dalam 55 pertandingan resmi dan berhasil menyumbangkan dua gol serta beberapa assist krusial yang membantu performa tim di liga.
Peran Supriadi di sektor sayap sering kali menjadi pembeda bagi Persik Kediri. Kecepatan dan keberaniannya dalam melakukan penetrasi ke jantung pertahanan lawan membuat lini serang Macan Putih menjadi ancaman nyata bagi tim-tim besar di kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Perjalanan Supriadi di Kediri bukannya tanpa hambatan. Pada musim kedua, ia sempat mengalami penurunan performa akibat cedera serius yang mengharuskannya naik meja operasi. Namun, ketangguhan mentalnya terbukti saat ia mampu bangkit dan kembali memberikan kontribusi signifikan pada musim ketiganya.
Menutup masa kerjanya, pihak manajemen Persik Kediri mendoakan kesuksesan karier Supriadi di klub berikutnya. Rachmad menyatakan keyakinannya bahwa dengan potensi besar yang dimiliki, Supriadi akan mampu meraih prestasi yang lebih baik lagi di masa depan dan terus berkembang sebagai pemain profesional.