Jakarta, CNN Indonesia - Mitchell Baker, striker berusia 19 tahun asal Australia, mencatat sejarah dengan mencetak gol pertamanya untuk Timnas Indonesia dalam laga uji coba melawan Bali United. Pertandingan yang berlangsung di Bali United Sports Center, Gianyar, Bali, pada Selasa (21/7) sore, berakhir dengan kemenangan telak 3-0 untuk Indonesia. Ini merupakan debut tak resmi Baker bersama tim Merah Putih setelah resmi menjadi WNI dan mengikrarkan sumpah pada 13 Juli 2026.
Baker, yang memiliki tinggi 196 cm, datang ke pemusatan latihan Timnas Indonesia di Gianyar sejak 5 Juli dan akan berlangsung hingga 25 Juli. Kiprahnya dalam laga uji coba ini menambah keyakinan pelatih John Herdman untuk memilihnya sebagai bagian dari skuad yang akan berlaga di Piala AFF 2026. Dengan proses perpindahan asosiasi dari Australia ke Indonesia (PSSI) yang berjalan lancar, Baker memiliki peluang besar untuk tergabung dalam timnas yang akan menghadapi turnamen dwitahunan ASEAN tersebut.
Piala AFF 2026 akan dimulai pada 24 Juni 2026 dengan seremoni pembukaan di Kamboja. Indonesia sendiri akan memulai pertandingan perdana di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, pada 27 Juni 2026. Dalam grup A, Indonesia akan bersaing dengan Kamboja, Timor Leste, dan Vietnam. Kehadiran Baker diharapkan dapat mengisi kekosongan di lini depan setelah pemain seperti Ole Romeny tidak dapat bergabung.
Kebangkitan Timnas Indonesia di bawah asuhan Herdman menjadi sorotan utama, terutama dengan penambahan pemain berbakat seperti Baker. Ini bukan hanya tentang kemenangan di lapangan, tetapi juga tentang membangun fondasi yang kuat untuk masa depan sepak bola Indonesia. Dengan performa yang menjanjikan, Baker dan rekan-rekannya diharapkan dapat memberikan hasil yang lebih memuaskan di AFF Cup 2026.
Dari sudut pandang sepak bola Indonesia, penambahan striker berpengalaman seperti Baker menjadi angin segar. Ia menawarkan daya gedor yang dibutuhkan untuk mengatasi pertahanan lawan, terutama di laga-laga krusial. Selain itu, keberhasilan Baker dalam menyesuaikan diri dengan gaya bermain Timnas Indonesia menjadi contoh yang baik bagi pemain muda lainnya untuk mengembangkan kariernya di kancah internasional.
Herdman sendiri menilai bahwa kemenangan atas Bali United menjadi bukti nyata bahwa Timnas Indonesia sedang berada dalam jalur yang tepat. Ia juga mengakui bahwa Baker memiliki potensi untuk menjadi andalan di lini depan. "Baker adalah striker yang tajam, dan kita melihatnya dalam pertandingan ini. Dia memiliki kemampuan yang kita butuhkan," ujar Herdman setelah pertandingan.
Menghadapi AFF Cup 2026, Indonesia harus siap menghadapi tantangan dari negara-negara lain yang juga memiliki ambisi tinggi. Namun, dengan persiapan yang matang dan penambahan pemain berkualitas seperti Baker, harapan untuk meraih hasil positif semakin besar. Sepak bola Indonesia kembali menunjukkan bahwa dengan kerja keras dan strategi yang tepat, mereka dapat bersaing di level internasional.
Penggemar sepak bola Indonesia tentu berharap bahwa performa Baker dan rekan-rekannya di AFF Cup 2026 dapat menjadi titik balik positif untuk sepak bola nasional. Dengan dukungan dari semua pihak, diharapkan Indonesia dapat menulis sejarah baru di kancah sepak bola ASEAN.