Lionel Messi akhirnya buka suara terkait kemenangan dramatis Argentina atas Mesir pada babak 16 besar Piala Dunia 2026. Kapten timnas Argentina itu dengan tegas menepis anggapan bahwa kemenangan 3-2 yang diraih timnya di Stadion Atlanta berbau kontroversial. Menurut Messi, seluruh rangkaian pertandingan telah berjalan sesuai koridor regulasi sepak bola internasional.
Messi menyatakan kebingungannya atas narasi negatif yang berkembang pascapertandingan. Bintang Inter Miami tersebut menekankan bahwa setiap keputusan krusial di lapangan, termasuk insiden yang memicu perdebatan, telah melalui peninjauan ketat oleh perangkat Video Assistant Referee (VAR). Baginya, keterlibatan teknologi ini seharusnya sudah cukup untuk menepis keraguan publik terhadap integritas pertandingan.
Salah satu insiden yang memicu ketegangan adalah gol ketiga Argentina yang dicetak Enzo Fernandez. Pihak Mesir memprotes keras karena merasa Mohamed Salah dilanggar terlebih dahulu, namun wasit Francois Letexier bergeming. Messi menegaskan bahwa insiden sebelum gol tersebut merupakan pelanggaran nyata terhadap Lisandro Martinez, yang menjadi alasan sah bagi wasit untuk mengesahkan gol tersebut.
Ketegangan memuncak saat pelatih Mesir, Hossam Hassan, terlibat adu argumen sengit dengan Messi di pinggir lapangan setelah gol penentu tercipta. Insiden ini berujung pada pemberian kartu kuning bagi Hassan dan kartu merah bagi asisten pelatih Mesir. Messi menilai reaksi berlebihan dari kubu Mesir tidak perlu terjadi karena keputusan wasit sudah melalui prosedur yang benar demi keadilan di lapangan.
Terlepas dari protes pihak Mesir, Argentina kini telah memastikan diri melaju ke babak perempat final Piala Dunia 2026. Kemenangan comeback dari posisi tertinggal 0-2 menjadi bukti mentalitas juara La Albiceleste. Meski kontroversi terus membayangi, skuad asuhan Lionel Scaloni kini memilih untuk fokus sepenuhnya pada persiapan laga berikutnya demi mempertahankan gelar juara dunia.