Inter Miami memperoleh kemenangan penting 4-2 atas San Luis dalam lanjutan Grup A Leagues Cup di Chase Stadium, Fort Lauderdale, Kamis (6/8) waktu setempat. Lionel Messi menjadi tokoh utama dengan mencetak brace yang mengangkat akumulasi golnya di kompetisi ini menjadi 12 butir.
Dengan pencapaian itu, kapten Timnas Argentina kini berjarak satu gol lagi untuk menyamai rekor Denis Bouanga, pemain LAFC yang saat ini memegang gelar top skor sepanjang masa Leagues Cup dengan 13 gol. Performa Messi yang konsisten sejak musim lalu membuat kemungkinan pecah rekor itu semakin nyata.
Leagues Cup sendiri merupakan turnamen antarklub yang diselenggarakan CONCACAF sejak 2019, mempertemukan 18 klub dari Major League Soccer (MLS) Amerika Serikat dan 18 klub dari Liga MX Meksiko. Format turnamen ini dirancang untuk memperkuat rivalitas lintas batas serta memberikan jalur kualifikasi ke Liga Champions CONCACAF.
Messi pertama kali menginjakkan kaki di kompetisi ini pada edisi 2023, tepat setelah bergabung dengan Inter Miami. Ia langsung membawa tim ke gelar juara usai mengalahkan Nashville SC lewat adu penalti, sekaligus mencetak 10 gol dalam tujuh pertandingan — sebuah catatan yang sulut semangat sepak bola di Amerika Utara.
Musim ini, sang bintang berusia 39 tahun menunjukkan tidak ada tanda-tanda melambat. Dua gol lawan San Luis lahir dari kedudukan yang berbeda: yang pertama lewat tendangan bebas khasnya dari jarak 25 meter, yang kedua melalui finishing lincah di kotak penalti setelah menerima umpan Jordi Alba. Kedua gol itu menegaskan kemampuan Messi tetap menjadi penentu pertandingan di usia yang sudah tidak muda.
Bagi penggemar sepak bola Indonesia, kehadiran Messi di Leagues Cup memiliki makna yang melampaui sekadar pencatatan rekor. Tayangan liga MLS dan turnamen ini kini semakin diminati di negara kepulauan lewat platform streaming resmi, membuka akses untuk menyaksikan legenda dunia beraksi mingguan tanpa harus bangun larut malam menonton liga Eropa.
Di sisi komersial, kehadiran Messi telah mengubah lanskap bisnis sepak bola di Amerika Utara. Penjualan tiket, merchandise, dan langganan streaming MLS Season Pass melonjak drastis sejak kedatangannya. Efek domino ini dirasakan hingga ke pasar Asia Tenggara, di mana mitra siaran resmi melaporkan peningkatan subscriber signifikan selama musim 2023 hingga kini.
Perbandingan dengan situasi sepak bola domestik Indonesia menarik untuk diamati. Sementara Liga 1 masih berupaya menarik bintang-bintang bergengsi, model MLS menarik pemain legenda dunia di usia akhir karier dengan paket komersial yang terstruktur. Leagues Cup sendiri menjadi produk tambahan yang memperpanjang musim dan menciptakan narasi baru bagi penonton global.
Denis Bouanga, rekor yang dikejar Messi, sendiri merupakan striker Gabon yang bergabung dengan LAFC pada 2022. Ia mencetak 13 gol Leagues Cup dalam rentang dua edisi, didukung oleh sistem permainan ofensif pelatih Steve Cherundolo. Duel jarak jauh antara dua striker berbakat ini menambah daya tarik naratif kompetisi.
Mengutip data Transfermarkt, Messi kini memiliki rata-rata 1,5 gol per pertandingan di Leagues Cup — angka yang mengungguli Bouanga yang berada di 1,18 gol per pertandingan. Efisiensi tinggi ini menjadi modal utama sang'Argentino untuk merebut tahta top skor sebelum turnamen berakhir.
Langkah selanjutnya Inter Miami adalah memastikan lolos ke fase gugur dengan performa konsisten. Jika Messi mempertahankan rata-rata pencetakan gol saat ini, rekor Bouanga kemungkinan besar akan jatuh di babak gugur atau final. Bagi penggemar di Indonesia, ini berarti lebih banyak momen sejarah yang bisa disaksikan langsung lewat layanan streaming yang sudah tersedia resmi di wilayah kita.