Sepakbola

Messi Cetak Quat-trick, Inter Miami Hancurkan Montreal 7-1

Ringkasan

  • Lionel Messi mencetak empat gol dan satu assist saat Inter Miami mengalahkan CF Montreal 7-1 di MLS, Minggu (30/8/2026) dini hari WIB di Stadion Chase.

Inter Miami memetik kemenangan telak 7-1 atas CF Montreal di lanjutan Major League Soccer (MLS) yang berlangsung di Stadion Chase, Fort Lauderdale, Minggu (30/8/2026) dini hari WIB. Lionel Messi menjadi tokoh utama dengan mencetak quat-trick alias empat gol sekaligus menyumbang satu assist, mengantarkan timnya naik ke posisi kedua klasemen sementara.

Kemenangan ini mengoleksi 42 poin bagi Inter Miami dari 22 laga, berjarak tujuh poin di bawah pemimpin Nashville SC yang baru memainkan 21 pertandingan. Performa mengesankan Messi semakin memperkuat posisi The Herons di zona playoff saat musim memasuki fase kritis.

Pesta gol dimulai pada menit ke-20 melalui Casemiro. Bek tengah asal Brasil itu mengungkit bola ke gawang setelah tendangan sudut Telasco Segovia gagal diamankan kiper Thomas Gillier. Montreal membalas cepat, 17 menit kemudian Fabian Herbers menyamakan skor 1-1 dengan tembakan yang terbelok menyentuh Yannick Bright sebelum masuk.

Jelang istirahat, Inter Miami kembali unggul 2-1 berkat tendangan bebas Messi dari sayap kanan. Bola menyentuh Luca Petrasso lalu melesat ke gawang sendiri. Keunggulan minimal itu dibawa ke babak kedua sebelum Messi mengambil alih peran penentu.

Pada menit ke-53, Messi menerima umpan pendek di tengah lapangan, meliuk-liuk melewati tiga pengepung Montreal, lalu menembak kaki kanan akurat ke gawang. Tiga menit kemudian, Luis Suarez menambah keunggulan jadi 4-1 usai menerima umpan terobosan Messi dan menaklukkan Gillier dalam situasi satu lawan satu.

Messi melengkapi hat-trick pada menit ke-83 usai menerima umpan Rodrigo de Paul dari sayap kanan, mencukil bola melewati kepala Gillier yang terjun menahan. Alexander Shaw, pengganti Segovia, turut berkontribusi dengan sepakan keras dari luar kotak penalti pada menit ke-88. Messi menutup festival gol dengan tendangan bebas kaki kiri yang melengkung indah ke pojok gawang pada injury time.

Penampilan ini menegaskan dominasi trio Messi-Suarez-Sergio Busquets meski Busquets tidak tercantum dalam susunan start. Casemiro yang dipasangkan di lini belakang justru jadi pencetak gol pembuka, menunjukkan fleksibilitas taktis pelatih Javier Mascherano. Di sisi lain, pertahanan Montreal hancur total setelah kebobolan kedua.

Bagi penggemar sepak bola Indonesia, performa Messi di usia 39 tahun ini jadi bukti nyata bahwa kualitas teknis dan kecerdasan bermain tak lekang oleh usia. Liga Indonesia sendiri sedang berupaya menarik bintang-bintang veteran serupa untuk meningkatkan daya tarik BRI Liga 1, meski skala finansial tentu berbeda jauh dengan MLS.

Kemenangan ini juga memberikan momentum psikologis penting bagi Inter Miami menjelang seri pertandingan padat bulan September. Mascherano kini punya kepercayaan penuh pada rotasi pemain, terbukti Shaw yang baru masuk langsung mencetak gol. Kedalaman skuad jadi senjata ampuh di fase akhir musim.

Selanjutnya, Inter Miami akan menghadapi lawan yang lebih berat di babak playoff. Konsistensi Messi dan kesehatan fisik Suarez jadi kunci. Sementara Montreal harus segera memperbaiki organisasi pertahanan jika masih berharap lolos ke putaran final. Klasemen ketat di Konferensi Timur membuat setiap poin bernilai emas.

Mengapa Ini Penting

Penampilan Messi mencetak empat gol dalam satu pertandingan di usia 39 tahun mengubah naratif soal longevitas atlet di sepak bola modern. Bagi industri olahraga Indonesia, ini jadi referensi bagaimana manajemen beban fisik dan peran mentoring veteran bisa diekstrak untuk pengembangan liga domestik. Dominasi Inter Miami juga menunjukkan MLS semakin kompetitif, menarik perhatian sponsor global yang relevan untuk pasar Asia Tenggara.

Sumber Asli
Detik Sepak Bola
Tanggal
30 Agustus 2026
Waktu Baca
3 menit