Olahraga

Messi Cetak Empat Gol, Inter Miami Hancurkan Montreal 7-1 di Debut Pelatih Baru

Ringkasan

  • Lionel Messi memborong empat gol mengantarkan Inter Miami menewaskan CF Montreal 7-1 di MLS 2026, Minggu (30/8) di Stadion Nu, menandai debut manis pelatih baru Killy Gonzalez.

Lionel Messi kembali menunjukkan kelas dunia di usia 39 tahun dengan performa luar biasa di Stadion Nu, Minggu (30/8) malam. Kapten Argentina itu mencetak quattrick — empat gol dalam satu pertandingan — saat Inter Miami menggeram CF Montreal 7-1 pada lanjutan MLS 2026. Kemenangan telak ini sekaligus menjadi debut yang sempurna bagi pelatih baru Killy Gonzalez yang baru resmi mengisi jabatan pekan ini.

Tuan rumah membuka keunggulan sejak menit ke-20 melalui Casemiro yang memanfaatkan umpan Telasco Segovia. Montreal sempat menyamakan kedudukan 1-1 lewat Fabian Herbers pada menit ke-70 berkat assist Dawid Bugaj, namun balasan itu hanya bertahan sebentar. Sebelum istirahat, Messi sudah mencetak gol pertamanya pada menit ke-40, membawa Inter Miami unggul 2-1.

Babak kedua menjadi pesta penuh bagi The Herons. Messi menambah keunggulan jadi 3-1 pada menit ke-52 usai menerima umpan Luis Suarez. Sepuluh menit kemudian, peran terbalik: Messi mengasistensi Suarez yang menembakkan bola ke gawang Montreal untuk 4-1. Momentum sepenuhnya berpihak ke tim Miami.

Messi tak henti di situ. Pada menit ke-83, ia menyelesaikan umpan Rodrigo De Paul untuk hattrick, 5-1. Alexander Shaw turut mencoret papan skor lewat aksi solo pada menit ke-89, 6-1. Di menit tambahan keenam babak kedua, Messi melengkapi hari kemenangan dengan gol keempatnya, mengunci skor akhir 7-1.

Kemenangan ini memiliki makna ganda bagi Inter Miami. Di sisi sportif, tiga poin ini memperkuat posisi mereka di klasemen Konferensi Timur. Di sisi psikologis, performa dominan ini menjadi suntikan semangat besar setelah periode transisi pelatih. Gonzalez yang menggantikan Tata Martino mendapat modal kepercayaan awal yang sangat berharga dari skuad penuh bintang.

Kontribusi Messi melampaui sekadar mencetak gol. Ia terlibat langsung dalam lima dari tujuh gol tim — empat sebagai penembak dan satu sebagai assist untuk Suarez. Kolaborasi dengan rekannya di timnas Argentina, Rodrigo De Paul, serta rekan lama di Barcelona, Luis Suarez, terbukti masih sangat efektif meski ketiga pemain ini sudah menapaki usia 30-an akhir hingga 40-an.

Dari perspektif liga, hasil ini menguatkan narasi MLS sebagai destinasi berkualitas bagi bintang-bintang senior Eropa. Kehadiran Messi, Suarez, Sergio Busquets, Jordi Alba, dan kini Casemiro serta De Paul, menarik perhatian global ke liga Amerika Utara. Rating tayang dan penjualan tiket Inter Miami melonjak drastis sejak kedatangan Messi mid-2023, dan performa seperti ini memastikan momentum komersial terus berlanjut.

Bagi penggemar sepak bola Indonesia, penampilan Messi di MLS menawarkan hiburan berkualitas tinggi yang bisa disaksikan lewat platform streaming resmi liga. Meskipun perbedaan waktu membuat siaran langsung sering kali di luar jam produktif, replay dan highlight tersedia dengan mudah. Popularitas Messi di Indonesia tetap masif — jersey Inter Miami menjadi item laris di marketplace lokal, dan media sosial ramai membahas setiap aksi sang legenda.

Montreal kini harus menelan pil pahit. Kekalahan telak ini mengekspos kelemahan lini belakang mereka menghadapi tekanan tinggi dan transisi cepat Inter Miami. Pelatih Laurent Courtois punya pekerjaan berat memperbaiki koordinasi pertahanan sebelum laga mendatang. Satu gol Fabian Herbers hanyalah konsolasi kecil di tengah dominasi total lawan.

Mengutip laporan resmi MLS, Gonzalez menilai performa timnya "melebihi ekspektasi untuk laga pertama" dan menekankan pentingnya menjaga konsistensi. "Kita punya pemain-pemain kelas dunia, tapi sistem dan disiplin tetap menjadi kunci," ujar pelatih asal Argentina itu usai pertandingan. Suarez menambah, "Bermain bersama Leo selalu membuat segalanya lebih mudah. Dia menciptakan ruang yang tidak dimiliki pemain lain."

Ke depan, Inter Miami dijadwalkan menghadapi Atlanta United dan Orlando City dalam dua pekan mendatang — dua lawan yang historis sulit. Uji nyata untuk sistem Gonzalez baru dimulai. Jika Messi mempertahankan kebugaran dan keterlibatan seperti malam ini, peluang The Herons merebut Supporters' Shield dan MLS Cup musim ini terbuka lebar. Liga dunia terus menyaksikan: legasi Messi di Amerika Utara jauh dari selesai.

Mengapa Ini Penting

Kemenangan 7-1 ini bukan sekadar hasil besar — ia menandai transisi kekuasaan di Inter Miami berjalan lancar di era pasca-Tata Martino. Messi di usia 39 tahun tetap menjadi diferensial utama, membuktikan investasi MLS pada bintang senior tetap mengembalikan nilai sportif dan komersial. Bagi industri sepak bola Indonesia, ini menguatkan narasi bahwa liga berkualitas dengan bintang global dapat diakses digital, menciptakan peluang kerja sama konten dan merchandising lokal. Performa kolektif Messi-Suarez-De Paul juga jadi studi kasus: reuni rekkan lama dengan sistem yang tepat tetap bisa dominan di level profesional.

Sumber Asli
CNN Indonesia Olahraga
Tanggal
30 Agustus 2026
Waktu Baca
4 menit