Atlet bola voli putri Indonesia, Megawati Hangestri Pertiwi, akan membuat debutnya bersama Hyundai Hillstate pada 14 Oktober 2026, ketika timnya membuka kampanye di Grup B KOVO Cup 2026 melawan Hi Pass. Pertandingan ini akan berlangsung di Gimnasium Jinnam di Yeosu, Korea Selatan, sebagai bagian dari turnamen yang digelar selama 11 hingga 18 Oktober untuk kategori putri.
KOVO Cup 2026 menjadi ajang evaluasi bagi tujuh tim putri Liga Korea musim 2026/2027, yang kemudian dibagi menjadi dua grup. Di Grup A, tim-tim seperti SOOP, Red Sparks, Pink Spiders, dan IBK Altos bertanding kompetitif. Sementara di Grup B, selain Hillstate dan Hi Pass, juga ada GS Caltex sebagai juara bertahan Liga Korea.
Dua pemain asing Hillstate, yakni Megawati dan Jordan Wilson, berpotensi tampil dalam turnamen ini. Menariknya, tidak ada larangan yang mencegah pemain asing maupun Asia bertanding dalam KOVO Cup 2026. Hal ini memberi kesempatan lebih bagi atlet internasional seperti Megawati untuk menaklukkan kompetisi Korea yang sangat kompetitif.
Laga pertama Hillstate kontra Hi Pass diikuti dengan partai kedua melawan GS Caltex dua hari setelahnya. Dari fase grup, masing-masing juara dan runner-up akan melaju ke semifinal. Jadwalnya, juara Grup A akan bertemu dengan runner-up Grup B pada 17 Oktober, sementara juara Grup B akan lawan runner-up Grup A pada hari yang sama.
Final KOVO Cup 2026 kategori putri digelar pada Minggu, 18 Oktober. Turnamen ini diharapkan memberi gambaran awal bagi penggemar sekaligus jadi momentum bagi tim untuk menyelaraskan strategi sebelum dimulainya V-League resmi.
Megawati sebelumnya pernah mengikuti KOVO Cup tahun lalu sebagai anggota Red Sparks, yang kemudian menjadi runner-up. Dalam final KOVO Cup 2024, Red Sparks kalah dari Hillstate. Kini, dengan bergabungnya Megawati ke Hillstate, ia bertekad membantu tim tersebut meraih kemenangan.
Kehadiran Megawati di Hillstate juga menambah dimensi baru bagi tim. Sebagai pembuka tangguh, pengalaman internasionalnya bisa menjadi aset penting, terutama saat menghadapi tekanan dalam kompetisi berlevel tinggi seperti Liga Korea.
Bagi Indonesia, keberadaan Megawati di pentas internasional sekaligus menjadi simbol harapan bagi generasi muda. Prestasinya di Korea Selatan bisa menjadi pemicu minat masyarakat terhadap buluhan, yang selama ini sempat terpinggirkan dibandingkan olahraga lain.
Selain itu, keberhasilan Megawati bisa mendorong federasi atau klub Indonesia untuk lebih serius mengembangkan pembinaan atlet profesional agar mampu bersaing di kancah asing.
Sementara itu, dari sisi klub, Hillstate tentu menilai kontribusi Megawati secara langsung. Jika debutnya tak mengecewakan, ia berpeluang jadi andalan utama di posisi pembuka selama musim kompetisi resmi Liga Korea nanti.
Analis buluhan lokal meyakini bahwa KOVO Cup 2026 akan menjadiuji kesiapan tim secara keseluruhan. Setiap laga bukan hanya soal skor, tetapi juga bagaimana pemain asing dan lokal saling melengkapi di lapangan.
Dengan fokus penuh pada debutnya, Megawati kini menjadi sorotan utama para penggemar voli Indonesia. Apakah ia mampu menaklukkan tantangan baru di tanah asing? Jawabannya akan muncul sejak babak pertama KOVO Cup 2026.