Mariano Peralta resmi membuktikan kemampuannya dengan mencetak gol perdana bersama Persib Bandung. Ia berhasil memborong kemenangan 3-0 melawan Sabah FC dalam laga uji coba Dewata Challenge Series 2026 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali, Sabtu lalu.
Gol yang dicetaknya pada menit ke-28 dari titik penalti tak hanya menjadi momen penting bagi tim, tetapi juga bagi dirinya sendiri. "Tentu gol itu sangat penting, untuk kemenangan tim dan bagi saya pribadi untuk mendapatkan kepercayaan diri lagi. Tapi yang utama tetaplah membantu tim menang," ujar Peralta usai laga.
Pemain berusia 28 tahun ini sebelumnya dikontrak dari Borneo FC sebagai salah satai pemain terbaik Liga 1 musim lalu. Keputusannya untuk bergabung dengan Persib dianggap strategis mengingat performanya yang konsisten di musim sebelumnya.
Debutnya dengan Persib terjadi pada semifinal Piala Presiden 2026 melawan Persija, lalu ia kembali diturunkan di final melawan Persebaya. Dengan performasi yang solid, pelatnas pun mulai meliriknya sebagai calon andalan di lini serangan.
"Setiap hari saya merasa lebih baik. Pertandingan kemarin hasilnya baik, lalu tim mulai komplet, saya merasa kian baik," tambahnya.
Dalam laga uji coba berikutnya, Persib akan bertarung melawan Bali United pada Selasa (18/8). Laga ini diproyeksikan sebagai ujian nyata sebelum menghadapi laga kompetitif penting.
Setelah itu, Persib akan kembali bertarung di kandang melawan Manila Digger pada 31 Agustus dalam Kualifikasi Liga Champions Asia 2. Langkah ini menjadi krusial untuk menjaga momentum positif yang terbangun.
Sementara itu, pada 6 September, Persib akan membuka kampanyek resmi Super Liga 2026 dengan menghadapi PSM di Stadion Pakansari. Ini menjadi titik tolak penting untuk membuktikan konsistensi tim di kompetisi resmi.
Bagi penggemar Persib, gol Peralta membuka harapan baru akan serangan yang lebih dinamis. Dengan kehadirannya, skuad anyar pun terasa lebih kompetitif dan siap bersaing di pentas regional.
Dari sisi teknis, gaya permainan Peralta yang agresif dan tajam di area penalti semakin memperkaya variasi serangan Persib. Pelatih tim pun optimis dengan kontribusinya di sisa musim nanti.
Namun, tantangan tak akan mudah. Persib harus konsisten menjaga performasi agar bisa bersaing di puncak klasemen. Kehadiran pemain berpengalaman seperti Peralta justru menjadi kunci utama dalam hal ini.
Sementara itu, dukungan penuh dari ribuan suporter di sepanjang turun-temurun tetap menjadi modal besar bagi Persib. Semangat mereka diharapkan terus memicu performa optimal setiap kali bertanding.
Dengan semangat juang yang kuat dan dukungan tak tergoyahkan, Persib siap menaklukkan segala rintangan di sisa musim. Gol Peralta bukan hanya simbol harapan, tetapi juga janji akan sesuatu yang lebih besar yang akan datang.
Di sisi lain, keberhasilan Persib dalam kompetisi ini juga akan mencerminkan minat pemain asing untuk bergabung dengan klub asal Bandung. Semakin dominan performanya, semakin besar peluang mereka untuk menarik bakat top kelas lainnya.
Sehingga, gol Peralta bisa jadi awal dari sesuatu yang lebih besar — bukan hanya bagi Persib, tetapi juga bagi sepak bola Indonesia yang sedang bangkit kembali di pangakat internasional.