Sepakbola

Manchester City Rekrut Iliman Ndiaye Usai Gagal Gaet Gakpo dari Liverpool

Manchester City Rekrut Iliman Ndiaye Usai Gagal Gaet Gakpo dari Liverpool

Ringkasan

  • Manchester City menyepakati transfer Iliman Ndiaye dari Everton senilai 60 juta paun plus bonus setelah Liverpool menolak tawaran 80 juta paun untuk Cody Gakpo, dengan winger Senegal itu dijadwalkan menjalani tes medis di Manchester pada hari terakhir bursa transfer.

Manchester City telah bergerak cepat mengamankan pengganti Cody Gakpo usaha mereka gagal memboyong bintang Liverpool itu. Citizens menyepakati transfer Iliman Ndiaye dari Everton dengan nilai transaksi mencapai 60 juta paun ditambah 5 juta paun bonus, sebuah keputusan yang diambil hanya beberapa jam setelah Liverpool menolak tawaran 80 juta paun untuk Gakpo.

Kesepakatan ini menandai berakhirnya keprihatinan Pep Guardiola soal kedalaman lini depan setelah kepergian Omar Marmoush. Ndiaye, yang berusia 26 tahun, dijadwalkan tiba di Manchester pada Selasa (1/9) untuk menjalani pemeriksaan medis dan menandatangani kontrak sebelum jendela transfer ditutup. Kecepatan eksekusi City menunjukkan betapa daruratnya kebutuhan mereka di sektor sayap.

Latar belakang cerita ini dimulai dari keinginan City memperkuat lini serang dengan profil pemain yang fleksibel dan berkelas dunia. Gakpo dipilih sebagai target utama setelah performa mengesankan di Anfield, namun Liverpool menilai tawaran 80 juta paun terlalu rendah. The Athletic melaporkan bahwa Liverpool menggunakan transfer Savinho ke City sebagai patokan penilaian, membuat mereka menolak melepas Gakpo dengan harga setara.

Penolakan Liverpool memaksa City berpaling ke alternatif lain, dan pilihan jatuh pada Ndiaye yang telah lama masuk radar tim rekrutmen. Pemain kelahiran Rouen, Prancis ini memiliki pengalaman bermain di Ligue 1 dengan Marseille dan Sheffield United sebelum bergabung ke Everton musim lalu. Kemampuannya bermain di kedua sayap serta posisi tengah membuatnya cocok dengan sistem rotasi Guardiola.

Sisi lain yang menarik dari transfer ini adalah kegagalan Tottenham Hotspur. The Lilywhites sempat memiliki kesepakatan verbal dengan Everton untuk merekrut Ndiaye, yang seharusnya dibayar dengan cara Everton memulangkan Richarlison ke Goodison Park dalam transaksi terpisah. Namun kesepakatan itu runtuh, membuka peluang bagi City untuk menyerbu dan menutup deal dengan cepat.

Bagi Everton, penjualan Ndiaye memberikan ruang finansial yang signifikan di tengah tekanan Profit and Sustainability Rules (PSR). The Toffees kini memiliki dana segar untuk memperkuat posisi lain, meski kehilangan pemain kreatif mereka justru saat musim baru dimulai. Manajer Sean Dyche harus menyusun ulang skema taktis tanpa salah satu pemain paling berbahaya di lini depan.

Dari perspektif Ndiaye, pindah ke City mewakili lompatan karir terbesar. Dari bermain di liga kedua Prancis dengan Marseille B, ke Sheffield United, Everton, dan kini ke klub paling dominan di Inggris modern. Ia akan bersaing dengan Jeremy Doku, Savinho, dan Jack Grealish untuk posisi sayap — tantangan yang berat namun juga kesempatan belajar di bawah salah satu pelatih terbaik sejarah.

Guardiola dikenal sangat selektif dalam memilih pemain sayap. Ia menginginkan pemain yang mampu one-on-one, memiliki kecepatan, dan paham posisi defensif. Ndiaye mencatat 6 gol dan 8 assist di musim pertamanya di Premier League dengan Everton, angka layak untuk pemain yang beradaptasi dengan liga paling keras di dunia. Guardiola pasti melihat potensi pengembangan lebih lanjut.

Transfer ini juga mengisyaratkan strategi City di era pasca-Haaland: membangun kedalaman squad yang tak tertandingi. Dengan Ndiaye, City kini memiliki empat opsi sayap berkualitas tinggi, memungkinkan rotasi penuh di tiga kompetisi. Ini keuntungan besar mengingat jadwal padat Liga Champions, Premier League, dan Piala FA.

Bagi penggemar sepak bola Indonesia, kedatangan Ndiaye ke City menambah daftar pemain Afrika yang bersinar di Premier League. Bersama Nicolas Jackson (Chelsea), Yves Bissouma (Tottenham), dan Amadou Onana (Aston Villa), Ndiaye memperkuat representasi benua itu. Tayangan City di Mola TV dan Vidio akan semakin menarik ditonton untuk melihat adaptasi pemain berdarah Senegal-Prancis ini.

Langkah selanjutnya adalah tes medis dan finalisasi administrasi sebelum pukul 23.00 WIB hari ini. Jika lancar, Ndiaye bisa debut saat City menghadapi Brentford pekan depan. Guardiola mungkin tidak akan memakainya langsung sebagai starter, tapi kehadirannya sudah mengubah dinamika persaingan posisi sayap di Etihad Stadium. Bursa transfer tutup, tapi drama baru bagi City baru dimulai.

Mengapa Ini Penting

Transfer Ndiaye ke City menunjukkan bagaimana klub elite bereaksi instan saat target utama gagal — City tidak menunggu musim depan, tapi mengeksekusi rencana B dalam hitungan jam. Bagi Liga Champions, kedatangan Ndiaye memperkuat squad depth City yang sudah menakutkan, membuat mereka favorit lebih kuat untuk merebut gelar ketiga berturut-turut. Dinamika sayap City kini jadi pertarungan empat bintang: Doku, Savinho, Grealish, dan Ndiaye — luxus problem yang hanya Guardiola yang memilikinya. Kegagalan Tottenham menandakan kelemahan negosiasi Spurs di menit-menit terakhir, pola yang berulang sejak era Levy. Di Indonesia, tayangan City jadi lebih menarik dengan narasi adaptasi pemain Afrika di sistem Guardiola.

Pertanyaan Umum

Apa isi utama artikel "Manchester City Rekrut Iliman Ndiaye Usai Gagal Gaet Gakpo dari Liverpool"?

Manchester City menyepakati transfer Iliman Ndiaye dari Everton senilai 60 juta paun plus bonus setelah Liverpool menolak tawaran 80 juta paun untuk Cody Gakpo, dengan winger Senegal itu dijadwalkan menjalani tes medis di Manchester pada hari terakhir bursa transfer.

Mengapa Sepakbola ini penting?

Transfer Ndiaye ke City menunjukkan bagaimana klub elite bereaksi instan saat target utama gagal — City tidak menunggu musim depan, tapi mengeksekusi rencana B dalam hitungan jam. Bagi Liga Champions, kedatangan Ndiaye memperkuat squad depth City yang sudah menakutkan, membuat mereka favorit lebih kuat untuk merebut gelar ketiga berturut-turut. Dinamika sayap City kini jadi pertarungan empat binta

Sumber Asli
Detik Sepak Bola
Tanggal
1 September 2026
Waktu Baca
4 menit