Liverpool dan Nottingham Forest berminute-minuten imbang 2-2 di Anfield pada Sabtu malam, dalam lanjutan Premier League 2026/2027. Pertandingan ini sempat menghiasi papan atas klasemen sementara, namun berakhir dengan keputusan kontroversial yang mungkin saja memengaruhi perhitungan poin kedua tim.
Dan Ndoye membuka keunggulan tamu pada menit ke-24 setelah memanfaatkan umpan Morgan Gibbs-White yang berasal dari bola panjang kiper Matz Sels. Sayangnya, gol itu dianulir karena wasit menilai adanya pemain Forest yang berada dalam posisi offside. Namun, sebelas menit kemudian, Florian Wirtz berhasil membawa Liverpool menyamakan kedudukan lewat tembakan ketika bola berada di dalam kotak penalti.
Meski sempat unggul sementara, Liverpool kesulitan menciptakan peluang nyata hingga injury time babak pertama. Pada menit ke-45+4, wasit menunjuk titik putih setelah menganggap Alisson menyentuh Neco Williams secara tidak sengaja. Eksekusi Gibbs-White berhasil dikonversi, sehingga Forest kembali unggul 2-1.
Setelah jeda, Liverpool mencoba bertransformasi dengan cepat. Beberapa pergantian pemain dilakukan oleh pelatih Andoni Iraola, termasuk masuknya Victor Munoz dan Rio Ngumoha. Usaha itu membuahkan hasil pada menit ke-82, ketika Munoz menyambar umpan Wirtz dan mengubah skor menjadi 2-2.
Pertandingan ini menjadi sorotan luas karena dua gol dianulir dan satu keputusan wasit yang kontroversial di akhir babak pertama. Keputusan ini tidak hanya memengaruhi hasil pertandingan, tetapi juga bisa berdampak pada perhitungan poin kedua tim di tengah kompetisi yang ketat.
Oliver Glasner, pelatih Forest, menyampaikan kekecewaannya usai laga. "Kami bermain bagus dan layak dapat kemenangan, tetapi keputusan wasit yang tidak adil membuat kami kehilangan poin penting," ujurnya.
Sementara itu, manajer Liverpool menyoroti pentingnya konsistensi. "Kami harus lebih waspada dan tidak bergantung pada keputusan wasit. Kami butuh performa lebih baik agar tidak tergantung pada faktor eksternal," tegasnya.
Dari sudut pandang teknis, laga ini menampilkan gaya permainan agresif Forest yang mencoba memaksa kesalahan di pertahanan Liverpool. Namun, kemampuan individu seperti Wirtz dan Alisson tetap menjadi poin kuat bagi tim tuan rumah.
Sementara itu, kinerja wasit Samuel Barrott menjadi sorotan terpisah. Keputusan menunjuk penalti di injury time babak pertama justru dianggap berlebihan oleh sebagian analis, mengingat kontak yang relatif minimal.
Bagi penggemar sepak bola di Indonesia, pertandingian seperti ini mengingatkan betapa pentingnya peran wasit dalam menentukan hasil kompetisi. Kesalahan atau keputusan kontroversial bisa saja mengubah dinamika klasemen, terutama dalam liga yang sangat kompetitif seperti Premier League.
Liverpool kini akan fokus pada laga-laga berikutnya, termasuk pertandingan Liga Champions, sementara Forest perlu bangkit cepat untuk menjaga momentum positif di depan fansnya.
Teknologi Video Assistant Referee (VAR) seharusnya membantu mengurangi keputusan-keputusan yang mengacaukan kompetisi. Sayangnya, dalam laga ini, VAR tidak sepenuhnya mencegah keputusan-keputusan yang kontroversial.
Bagi pasukan asuhan Iraola, seri ini bisa menjadi pelecanaan untuk bangun dan kembali bersaing di puncak klasemen. Di sisi lain, Forest harus memastikan konsistensi dan tidak mudah menyerah saat menghadapi tekanan akhir laga.
Pertandingan ini juga menegaskan betapa dinamika Premier League yang tidak pernah membosankan, di mana setiap laga bisa berubah menjadi drama hingga peluit akhir. Kedua tim akan saling bertemu lagi di jadwal nanti, dan siapa tahu, kali ini dengan wasit yang lebih konsisten.
Wasit Barrott mempertahankan keputusannya meski ditantang oleh beberapa pemain Liverpool. Keputusan ini pasti akan menjadi bahan diskusi selama beberapa hari ke depan, sebelum fokus beralih ke laga-laga Premier League berikutnya.
Liverpool akan kembali bertanding di Anfield untuk menghadapi lawan-lawan berbeda, sementara Forest akan berusaha mempertahankan performa solid di kandang sendiri. Kedua tim pasti akan belajar dari pengalaman ini dan berusaha lebih baik di laga mendatang.
Kontroversi ini hanya menambah semangat kompetisi Premier League, yang selalu siap menyajikan aksi dramatis dan pertanyaan-pertanyaan besar hingga akhir musim. Semoga kedua tim bisa tetap fokus dan memberikan pertandingan yang lebih adil di lanjutan kompetisi.