Pasangan ganda putra Indonesia, Leo Rolly Carnando dan Daniel Marthin, berhasil memastikan tiket babak semifinal cabang bulu tangkis Asian Games 2026. Kepastian ini diraih setelah mereka menumbangkan wakil Vietnam, Nguyen Dinh Hoang dan Tran Dinh Manh, dalam laga perempat final yang berlangsung di Ichinomiya City Municipal Gymnasium, Minggu (27/9).
Dominasi Leo/Daniel terlihat nyata sepanjang pertandingan. Mereka hanya membutuhkan waktu 22 menit untuk menyudahi perlawanan lawan dengan skor telak 21-6 dan 21-10. Kemenangan dua set langsung ini menjadi bukti kesiapan fisik dan taktis ganda putra Indonesia di ajang multicabang bergengsi tersebut.
Meski menang dengan skor yang cukup jauh, Leo/Daniel enggan besar kepala. Mereka menyadari bahwa tantangan sesungguhnya baru akan dimulai di babak empat besar. Fokus utama mereka saat ini adalah menjaga ritme permainan agar tidak mengalami penurunan kualitas di pertandingan krusial berikutnya.
Bagi Leo, kemenangan cepat atas pasangan Vietnam bukan berarti mereka bisa bersantai. Sebaliknya, ia menjadikan laga tersebut sebagai sarana untuk terus menekan lawan sekaligus pemanasan sebelum menghadapi lawan yang lebih tangguh di semifinal. Semangat pantang menyerah menjadi kunci utama mereka dalam menjaga performa di lapangan.
Daniel mengungkapkan rasa syukur atas keberhasilan mereka menembus semifinal sekaligus mengamankan medali bagi kontingen Indonesia. Baginya, pencapaian ini adalah kesempatan emas yang tidak boleh disia-siakan. Ia menegaskan bahwa mereka tidak ingin mengulangi kegagalan pada Asian Games Hangzhou sebelumnya, di mana ekspektasi publik sering kali menjadi beban mental tersendiri.
Menatap babak empat besar, ujian berat sudah menanti. Leo/Daniel akan berhadapan dengan unggulan pertama asal Korea Selatan, Kim Won Ho dan Seo Seung Jae. Pasangan Korea tersebut melaju ke semifinal setelah melewati laga sengit tiga gim melawan wakil Jepang, Hiroki Nishi dan Kakeru Kumagai.
Persaingan di sektor ganda putra dunia saat ini memang tergolong sangat merata. Tidak ada jaminan kemenangan bagi pasangan unggulan, sehingga kesiapan mental dan adaptasi di lapangan menjadi faktor penentu. Leo dan Daniel menyadari bahwa Kim/Seo merupakan lawan yang sangat berpengalaman dan memiliki variasi serangan berbahaya.
Kendati demikian, modal positif dimiliki oleh wakil Indonesia tersebut. Leo/Daniel memiliki catatan pertemuan yang cukup apik saat terakhir kali bersua Kim/Seo di ajang China Masters 2026 awal September lalu. Kala itu, Leo/Daniel berhasil menang melalui pertarungan ketat dengan skor 21-19 dan 21-19.
Kemenangan di China Masters tersebut tentu menjadi suntikan kepercayaan diri bagi pasangan yang baru dipasangkan sejak Mei 2026 itu. Konsistensi dalam menjaga fokus di poin-poin kritis akan menjadi kunci apakah mereka mampu melaju ke partai puncak atau justru harus terhenti di tangan ganda Korea tersebut.
Secara keseluruhan, keberhasilan Leo/Daniel menembus semifinal memberikan harapan baru bagi bulu tangkis Indonesia di kancah Asia. Industri olahraga Indonesia saat ini sedang membutuhkan regenerasi prestasi yang berkelanjutan di sektor ganda putra, dan duet Leo/Daniel menunjukkan potensi besar untuk mengisi kekosongan tersebut.
Ke depannya, pola latihan yang diterapkan pelatih terhadap pasangan ini akan terus dievaluasi guna menghadapi peta persaingan yang semakin ketat. Jika mereka mampu mempertahankan level permainan seperti saat ini, peluang untuk membawa pulang medali emas dari ajang Asian Games 2026 tetap terbuka lebar.
Seluruh pendukung bulu tangkis Tanah Air kini menanti aksi mereka di semifinal. Dukungan moral dari masyarakat diharapkan menjadi pelecut semangat bagi Leo dan Daniel untuk memberikan performa terbaiknya di atas lapangan nanti.