Antusiasme pendukung tim nasional sepak bola Norwegia tengah mencapai puncaknya di Piala Dunia kali ini. Namun, tingginya permintaan tidak dibarengi dengan ketersediaan stok jersey tim, yang kini menjadi barang langka di pasaran domestik Norwegia. Kondisi ini menjadi sorotan setelah Presiden Federasi Sepak Bola Norwegia, Lise Klaveness, terlihat mengenakan jersey kebanggaan tersebut saat mendampingi Presiden FIFA, Gianni Infantino, dalam laga krusial melawan Pantai Gading.
Lise Klaveness tampil mencolok dengan mengenakan jersey kandang berwarna merah di balik blazer yang ia kenakan. Kehadirannya di tribun penonton menjadi simbol dukungan bagi skuad asuhan Erling Haaland yang berhasil melaju ke babak 16 besar setelah meraih kemenangan dramatis. Sayangnya, kegembiraan para pemain di lapangan tidak sepenuhnya dirasakan oleh ribuan penggemar di tanah air yang harus berjuang keras hanya untuk mendapatkan jersey resmi tim kesayangan mereka.
Menanggapi fenomena kelangkaan ini, Klaveness mengakui bahwa federasi telah merasakan lonjakan permintaan yang luar biasa sejak turnamen dimulai. Pihaknya kini tengah melakukan evaluasi mendalam untuk memahami apakah kendala utama terletak pada proyeksi permintaan yang meleset atau adanya hambatan dalam proses produksi massal jersey tersebut. Ia menegaskan bahwa masalah ini adalah tantangan yang harus segera dicarikan solusinya demi kepuasan suporter.
Laporan dari penyiar TV2 Norwegia mengonfirmasi situasi di lapangan yang cukup intens. Toko-toko olahraga yang beruntung mendapatkan pasokan jersey langsung diserbu oleh antrean panjang penggemar. Dalam hitungan menit, stok yang tersedia di rak langsung ludes terjual. Masyarakat Norwegia tampak sangat bersemangat mendukung tim mereka yang kembali berlaga di Piala Dunia kategori pria setelah penantian panjang sejak tahun 1998.
Anders Lilleberg, manajer sebuah toko olahraga di Oslo, menggambarkan situasi tersebut sebagai sesuatu yang belum pernah ia saksikan sebelumnya. Ia merasa sedih karena tidak dapat memenuhi keinginan seluruh pelanggan yang berharap memiliki jersey timnas. Baginya, keterbatasan stok ini menjadi tantangan tersendiri bagi para pengecer yang ingin memberikan pelayanan maksimal kepada para pecinta sepak bola di tengah euforia turnamen internasional.
Popularitas Erling Haaland sebagai striker kelas dunia turut memberikan dampak signifikan terhadap permintaan jersey ini secara global, tidak hanya di dalam negeri Norwegia. Jersey Norwegia kini menjadi komoditas yang sangat dicari oleh kolektor dan penggemar sepak bola di seluruh dunia. Bagi federasi, ini merupakan masalah yang menyenangkan sekaligus mendesak, yang menuntut perbaikan sistem rantai pasok agar tidak kehilangan momentum ekonomi di masa depan.