Sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia kembali menghiasi liga-liga Eropa pada akhir pekan 4 hingga 6 September 2026, menghadirkan rapor bercampur aduk bagi Garuda. Jay Idzes dan Justin Hubner menjadi sorotan utama usai tampil penuh 90 menit, meski nasib klub mereka berjalan ke arah berlawanan di Serie A dan Eredivisie.
Di Stadio Renato Dall'Ara, Sassuolo sempat menguasai laga usai unggul 2-0 di babak pertama. Namun Bologna, yang berstatus tuan rumah, menunjukkan mental baja di menit-menit kritis. Dua gol balasan pada penghujung pertandingan memaksa Idzes dan rekan-rekan harus puas membawa pulang satu poin. Hasil imbang ini menempatkan Sassuolo di peringkat kesepuluh dengan koleksi empat poin dari tiga laga pembukaan musim.
Berbeda dengan Idzes, Justin Hubner merasakan manisnya tiga poin penuh di Kandang ADO Den Haag. Fortuna Sittard menang 3-2 dalam laga yang penuh drama di pekan kelima Eredivisie. Hubner tampil solid di lini belakang dengan mencatat enam clearance dan menerima satu kartu kuning. Kemenangan ini mengantarkan Fortuna Sittard melonjak ke posisi keempat klasemen — zona Liga Eropa — dengan 10 poin dari lima pertandingan.
Kedua bek ini justru menjadi simbol kontras nasib klub Indonesia di Eropa. Idzes menghadapi tekanan mental usai keunggulan dua gol sirna, sementara Hubner menikmati momen emas di awal musim. Pelatih Sassuolo, Fabio Grosso, pasti akan mengevaluasi ketidakstabilan lini belakang timnya menjelang laga raksasa melawan Juventus pekan depan, 14 September mendatang.
Di sisi lain, Nathan Tjoe-A-On menunjukkan performa individu yang patut diapresiasi meski Willem II tersungkur 0-3 di markas Excelsior. Bek kiri kelahiran Rotterdam itu menciptakan tiga peluang gol — terbanyak di lapangan — serta menyelesaikan tiga dribel sukses. Angka-angka ini membuktikan kontribusi ofensifnya tetap signifikan meski timnya kewalahan secara kolektif.
Willem II kini terpuruk di dasar klasemen Eredivisie tanpa poin sama sekali dari lima laga. Jadwal yang tidak memihak menunggu mereka: laga lawan AZ Alkmaar pada 12 September. Bagi Nathan, performa pribadi yang konsisten bisa jadi tiket utama untuk mempertahankan tempat di skuad Timnas Indonesia menghadapi kualifikasi Piala Asia 2027.
Kisah lain datang dari Amsterdam. Maarten Paes hanya mengamati dari bangku cadangan saat Ajax dikalahkan PSV Eindhoven 1-3 di Johan Cruijff ArenA. Penjaga gawang andalan, Geronimo Rulli, dipercaya oleh pelatih Francesco Farioli. PSV unggul cepat menit kelima lewat Noa Lang, sebelum Ajax menyamakan skor menit ke-23. Kedua gol tambahan PSV di babak kedua memastikan kemenangan tamu.
Posisi Paes sebagai cadangan menimbulkan pertanyaan serius soal masa depannya di Ajax. Dengan kontrak yang masih panjang, keputusan apakah bertahan memperjuangkan posisi atau mencari pinjaman di klub lain menjadi dilemma. Pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert, pasti memantau perkembangan ini dekat-dekat.
Di Liga Spanyol, Emil Audero Mulyadi juga belum mendapat kesempatan tampil. Rayo Vallecano menang 3-2 atas Racing Santander di Estadio El Sardinero, dengan Dani Cardenas tetap dijaga di bawah mistar. Rayo akan menghadapi Real Madrid pekan depan, dan peluang Audero tampil terbuka lebar jika Cardenas cedera atau disisihkan untuk rotasi.
Ole Romeny menjadi satu-satunya pemain Timnas yang tidak tampil akibat hukuman. Striker Fortuna Sittard menjalani larangan bermain pasca kartu merah, namun diprediksi pulih untuk laga lawan Ajax pekan depan. Ketersediaan Romeny akan sangat menentukan daya gempuran Fortuna Sittard menghadapi tim paling bergengsi Belanda.
Secara keseluruhan, akhir pekan ini menampilkan dinamika yang kaya pelajaran. Idzes belajar soal manajemen laga saat unggul, Hubner membuktikan konsistensi di liga yang fisik, Nathan menunjukkan kualitas individu di tengah tim lemah, sementara Paes dan Audero harus sabar menunggu giliran. Semua ini menjadi bahan evaluasi berharga bagi staf pelatih Timnas menjelang window internasional Oktober.
Proyeksi ke depan, jadwal padat menunggu para legioner Indonesia. Sassuolo menghadapi Juventus, Fortuna Sittard bertemu Ajax, Willem II tantang AZ Alkmaar, Ajax lawan Groningen, dan Rayo Vallecano berhadapan dengan Real Madrid. Performa mereka dalam laga-laga berat ini akan menentukan citra dan bargaining position mereka di mata pelatih Timnas serta klub-klub besar Eropa.