Kabar melegakan datang dari Italia bagi pendukung Timnas Indonesia. Bek andalan Jay Idzes diprediksi akan kembali merumput bersama Sassuolo dalam laga kontra Fiorentina, hanya sepekan sebelum jadwal jeda internasional FIFA Matchday periode November 2026 dimulai.
Kondisi fisik Idzes memang menjadi perhatian serius dalam beberapa pekan terakhir. Sang pemain harus absen saat Sassuolo menelan kekalahan dari Como 1907. Ia juga dipastikan belum bisa diturunkan oleh pelatih Alberto Aquilani saat Sassuolo meladeni Lazio pada pekan kesembilan Serie A yang berlangsung tengah pekan ini.
Media lokal Italia, Sassuolo News, melaporkan bahwa proses pemulihan Idzes berjalan sesuai rencana. Meskipun sudah terlihat kembali berlatih bersama rekan setimnya, tim pelatih memilih untuk tidak mengambil risiko dengan memaksanya tampil sejak menit pertama dalam waktu dekat.
Strategi Aquilani saat ini cenderung mengandalkan formasi empat bek. Untuk posisi bek tengah, nama Duje Caleta dan Cardan Cas Odenthal menjadi opsi utama yang paling mungkin diturunkan dalam laga melawan Lazio. Sementara itu, sisi kanan pertahanan diprediksi akan diisi oleh Simone Cinquegrano.
Bagi Idzes, laga melawan Fiorentina di Stadion Mapei pada awal November menjadi momentum krusial. Jika ia benar-benar bisa tampil, ini akan menjadi bukti bahwa kebugarannya sudah kembali ke level kompetitif yang dibutuhkan untuk menjalani laga internasional bersama skuad Garuda.
Absennya Idzes dalam beberapa agenda tim nasional sebelumnya tentu memberikan celah di lini belakang. Pemain kelahiran Belanda ini terakhir kali melewatkan kesempatan membela Indonesia dalam FIFA Matchday Juni 2026 melawan Oman dan Mozambik, serta absen pada gelaran FIFA ASEAN Cup 2026 di bulan Oktober lalu.
Kembalinya Idzes ke lapangan tentu menjadi angin segar bagi pelatih kepala Timnas Indonesia, John Herdman. Jeda internasional bulan November akan menjadi tahap persiapan terakhir bagi tim sebelum mereka benar-benar fokus menatap tantangan besar di Piala Asia 2027.
Kualitas dan pengalaman Idzes di kompetisi seketat Serie A sangat dibutuhkan untuk mematangkan sistem pertahanan Indonesia. Herdman memerlukan bek yang stabil dalam distribusi bola dan tangguh dalam duel udara untuk menghadapi lawan-lawan tangguh di level Asia.
Selain Idzes, Sassuolo juga tengah memantau perkembangan pemain lain seperti Fedde Leysen dan Ismael Kone yang dipastikan masih harus menepi saat menghadapi Lazio. Kondisi ini membuat rotasi pemain menjadi sangat vital bagi Aquilani di tengah padatnya jadwal Serie A musim ini.
Setelah menghadapi Fiorentina, Sassuolo akan melakoni laga tandang berat melawan AS Roma. Pertandingan tersebut akan menjadi ujian terakhir bagi kebugaran fisik Idzes sebelum ia dilepas untuk bergabung dengan pemusatan latihan Timnas Indonesia.
Secara teknis, kembalinya Idzes bukan sekadar urusan personal sang pemain, melainkan elemen penentu stabilitas pertahanan Indonesia. Kehadirannya memungkinkan pelatih untuk menerapkan skema transisi yang lebih dinamis karena Idzes memiliki kemampuan membaca permainan di atas rata-rata bek lokal.
Proyeksi ke depan, jika Idzes mampu menjaga konsistensi performa di level klub, ia akan menjadi pilar utama yang tak tergantikan. Keberhasilannya pulih tepat waktu menjadi sinyal positif bagi ambisi Indonesia untuk tampil kompetitif dan memberikan kejutan pada Piala Asia mendatang.