Jakarta - Timnas Indonesia akan menghadapi Singapura dalam laga krusial Piala AFF 2026 di Stadion Jalan Besar, Jumat (7/8) malam. Laga ini menjadi penentu langkah Skuad Garuda untuk menuju semifinal, dan modal kemenangan 4-2 atas Singapura pada Piala AFF 2020 membuat pertemuan ini semakin istimewa.
Berdasarkan catatan statistik dari 11v11, Indonesia dan Singapura telah bertemu 11 kali di Piala AFF. Indonesia hanya mencatat tiga kemenangan, sedangkan Singapura unggul dengan lima kemenangan. Namun, kemenangan telak 4-2 di semifinal Piala AFF 2020 yang digelar pada Desember 2021 menjadi bukti bahwa Indonesia mampu mengalahkan Singapura di tengah tekanan.
Pertandingan nanti bukan sekadar adu gengsi. Bagi Indonesia, hasil positif wajib didapat untuk mengamankan tiket semifinal. Pelatih pasti akan menekankan pentingnya fokus dan disiplin, terutama karena Singapura selalu tampil agresif di hadapan pendukungnya sendiri.
Mengulas kemenangan 4-2 tersebut, Indonesia sebenarnya sempat tertinggal. Setelah unggul 1-0 lewat gol Ezra Walian pada menit ke-11, Singapura menyamakan kedudukan melalui Song Ui Young pada menit ke-45+3. Namun, Singapura harus bermain dengan 10 orang setelah Safuwan Baharudin diganjar kartu merah pada akhir babak pertama.
Di babak kedua, Singapura kembali kehilangan pemain setelah Irfan Fandi menerima kartu merah pada menit ke-67. Meski bermain dengan 9 orang, Singapura justru berbalik unggul 2-1 melalui gol Shahdan Sulaiman pada menit ke-74. Indonesia baru bisa menyamakan skor menjadi 2-2 melalui Pratama Arhan pada menit ke-87.
Singapura memiliki peluang emas untuk menang pada menit ke-91 ketika mendapat penalti. Namun, Faris Ramli gagal mengeksekusi setelah tendangannya ditepis Nadeo Argawinata. Skor tetap 2-2 dan laga berlanjut ke babak tambahan.
Di babak tambahan, Indonesia tampil lebih agresif. Gol bunuh diri Shawal Anuar pada awal babak membawa Indonesia unggul 3-2. Egy Maulana Vikri kemudian memperkuat kemenangan dengan gol pada menit ke-105+1. Singapura akhirnya harus bermain dengan 8 pemain setelah kiper Hassan Sunny dikartu merah pada menit ke-119. Indonesia menutup laga dengan kemenangan 4-2.
Kemenangan itu bukan sekadar perayaan. Ia menunjukkan mentalitas pantang menyerah dari tim muda Indonesia. Namun, laga nanti berbeda konteksnya. Singapura akan bermain di hadapan pendukung sendiri, dan atmosfer Stadion Jalan Besar yang kecil namun panas bisa menjadi ujian berat.
Dari sisi taktik, pelatih Indonesia perlu jeli merotasi pemain. Saat ini banyak pemain muda yang tampil di liga luar negeri, seperti Pratama Arhan dan Egy Maulana, yang sudah berpengalaman di pertandingan besar. Kehadiran mereka bisa menjadi pembeda.
Kemenangan atas Singapura juga penting bagi perkembangan sepak bola Indonesia. Setelah sukses di Piala AFF 2020, Indonesia terus membangun generasi baru. Laga ini menjadi kesempatan untuk membuktikan bahwa timnas telah berevolusi dan mampu bersaing di level regional.
Proyeksi ke depan, jika Indonesia menang, langkah menuju semifinal terbuka lebar. Namun, jika gagal, mereka akan bergantung pada hasil pertandingan lain. Dengan format yang ketat, setiap poin sangat berharga.
Pertandingan ini akan disiarkan langsung oleh stasiun televisi nasional. Para penggemar sepak bola Indonesia berharap tim kesayangan mereka mampu mengelola tekanan dan mengulang kemenangan bersejarah seperti di Piala AFF 2020. Semua mata tertuju pada Stadion Jalan Besar, menanti aksi Garuda.