Direktur Utama I-League, Ferry Paulus, memastikan bahwa laga antara Persija Jakarta dan Persib Bandung akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK). Hal ini disampaikan Ferry dalam jumpa pers peluncuran Super League 2026/2027 di Jakarta, Selasa (1/9). Meskipun belum ada surat izin keramaian resmi dari pihak keamanan, Ferry menegaskan bahwa kesepakatan telah mencapai titik kepastian.
Ferry menjelaskan bahwa pihak I-League telah melakukan koordinasi intensif dengan Mabes Polri terkait jadwal pertandingan. “Mabes Polri meyakinkan bahwa jadwal yang sudah disampaikan dapat dikirimkan sesuai rencana,” ujarnya. Namun, Ferry mengakui bahwa hingga kini, surat izin keramaian tertulis belum diterbitkan. “Kami masih menunggu konfirmasi akhir dari pihak kepolisian,” imbasnya.
Laga Persija vs Persib sering disebut sebagai Derbi Indonesia karena dua klub dengan basis penggemar terbesar di tanah air bertarung langsung. Pertandingan ini selalu mencuri perhatian publik luas, sehingga pihak penyelenggara perlu memastikan segala prosedur hukum dan keamanan terpenuhi. Ferry menekankan bahwa I-League telah memberikan notifikasi resmi kepada pihak kepolisian mengenai pentingnya laga ini.
Menurut Ferry, Polda Metro Jaya dan Mabes Polri sudah sejalan dengan rencana penyelenggaraan pertandingan. “Bukan hanya lisan, tetapi sudah berkembang menjadi kesepakatan tertentu,” jelasnya. Manajemen Persija sendiri dilaporkan sudah bertemu langsung dengan pihak kepolisian untuk mengurus perizinan yang diperlukan.
Sementara itu, Ferry juga menyampaikan bahwa I-League terus memantau perkembangan terkini terkait izin keamanan. “Kami akan konfirmasi kembali pada tanggal 12 nanti apakah ada perubahan terhadap jadwal yang sudah disepakati,” ucapnya. Hal ini dilakukan agar seluruh pihak terlibat dapat bersiap secara optimal.
Dari sudut pandang pengamat sepak bola, kepastian lokasi pertandingan ini penting untuk menjaga kepercayaan publik dan penggemar. Stadion GBK yang strategis dan mampu menampung ribuan penonton menjadi pilihan ideal untuk menyelenggarakan laga bergengsi sekaligus.
I-League sebelumnya juga pernah menggelar pertandingan Persija vs Persib di luar negeri, namun kali ini fokus pada domestic competition. Kehadiran di GBK diharapkan memberi nuansa lebih besar bagi para pemain dan penonton.
Ferry menegaskan bahwa seluruh pihak — termasuk klub, panitia, dan kepolisian — telah berkomitmen untuk menjaga kelangsaman dan keamanan pertandingan. “Ini bukan sekadar soal izin, tetapi juga soal menjaga marawa…” sambungnya.
Sementara dari kubu Persib, belum ada pernyataan resmi terkait kepastian laga ini. Namun, manajemen klub diproyeksikan akan mendukung penuh agar pertandingan dapat berjalan lancar.
Sehari setelah peluncuran, I-League akan mengumumkan jadwal resmi pertandingan Persija vs Persib. Ferry menambahkan bahwa mereka tetap menjaga fleksibilitas hingga izin resmi diterima.
Bagi penggemar, pertandingan ini adalah ajang paling dinanti setiap musim. Kepastian lokasi di GBK diharapkan dapat memberi rasa aman dan nyaman kepada seluruh pihak yang terlibat.
I-League juga berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas kompetisi dan pengalaman penonton. Dengan dukungan dari pihak kepolisian dan pemangku kepentingan lainnya, diharapkan laga ini dapat menjadi contoh positif dalam pengelolaan event olahraga di Indonesia.
Sementara itu, dari pihak Polda, belum ada pernyataan resmi terkait izin keramaian. Namun, sumber internal menyatakan bahwa proses administrasi sedang berjalan dan diperkirakan akan selesai pekan ini.
I-League akan terus berkoordinasi erat dengan seluruh pihak guna memastikan bahwa laga Persija vs Persib dapat dilaksanakan sesuai jadwal. Ferry menutup dengan menegaskan bahwa mereka tetap fokus pada kualitas pertandingan dan kenyamanan penonton.