Olahraga

Igor Tolic Siapkan Low Block dan Transisi Persib Jelang Piala Presiden

Ringkasan

  • Jelang Piala Presiden 2026, pelatih Persib Igor Tolic menekankan taktik low block dan transisi serangan balik sejak latihan 16 Juli di GBLA.

Pelatih Persib Bandung, Igor Tolic, membeberkan skema latihan timnya menjelang Piala Presiden 2026 yang digelar pada 25 Juli hingga 6 Agustus mendatang. Di lapangan pendamping Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kamis (16/7), juru taktik asal Kroasia itu menegaskan bahwa pembentukan komunikasi pemain serta penguasaan taktik bertahan low block menjadi fokus utama Maung Bandung.

Tolic tidak sekadar menyiapkan cara bertahan. Ia juga meracik pola serangan balik dan skema membongkar pertahanan lawan yang menggunakan low block. Menurutnya, kemampuan menyerang tim yang bertahan rapat merupakan salah satu hal tersulit dalam sepak bola modern.

Piala Presiden 2026 akan berlangsung kurang dari dua pekan sejak pernyataan Tolic. Ajang pramusim bergengsi itu kerap menjadi barometer kekuatan klub sebelum kompetisi resmi bergulir. Persib, sebagai salah satu kontestan dengan basis suporter terbesar di Tanah Air, memilih pendekatan taktik yang lebih terukur而不是 sekadar mengandalkan kekuatan individu.

Low block sendiri merupakan strategi defensif di mana tim merapatkan formasi ke area sendiri, membatasi ruang gerak lawan, dan menunggu momen untuk melakukan serangan balik. Di Liga 1, pola ini kerap digunakan tim papan bawah saat menghadapi klub besar. Namun, Tolic melatih anak asuhnya untuk memahami cara menghadapi tim yang juga menggunakan skema serupa.

Hal itu penting karena dalam turnamen seperti Piala Presiden, banyak tim akan bermain aman demi menjaga peluang. Persib dituntut punya solusi saat tidak diberi ruang. Tolic menyadari bahwa memecah pertahanan rapat butuh kerja sama dan disiplin tinggi.

Dampak dari pendekatan ini cukup relevan bagi ekosistem sepak bola Indonesia. Banyak pelatih lokal masih minim membiasakan pemain memahami variasi taktik secara mendalam. Kehadiran pelatih berlatar Eropa Timur seperti Tolic membawa nuansa analitis yang berbeda di tubuh Persib.

Penggemar Persib di Indonesia, khususnya Bobotoh, mendapatkan kepastian bahwa timnya tidak hanya mengandalkan nama besar. Latihan yang menekankan organisasi di dalam kotak penalti dan transisi cepat menjadi sinyal bahwa Persib ingin kompetitif sejak menit awal turnamen.

Tolic juga menyoroti perkembangan mental pemainnya. Ia senang melihat anak asuhnya mulai berkomunikasi dan mengatur permainan sendiri di lapangan. Baginya, pelatih tidak bermain di atas rumput, sehingga otonomi pemain di lapangan menentukan kualitas tim.

"Yang mana itu juga hal terbaik karena sebagai pelatih. Kami tidak bermain, para pemain lah yang bermain. Jadi semakin mampu mereka mengorganisir diri sendiri di lapangan, kami akan terlihat lebih baik," ucap Tolic.

Meski tidak memasang target juara, Tolic menegaskan setiap laga berseragam Persib punya bobot penting. Ia menolak menyebut pertandingan pramusim sebagai ajang coba-coba tanpa makna. Persiapan tetap dijalani serius, termasuk rencana uji tanding di tempat tertentu sebelum turnamen dimulai.

Ke depan, penerapan low block dan antisipasi terhadap tim bertahan rapat akan menjadi kartu uji Persib di Piala Presiden. Jika skema itu berjalan, Tolic punya bekal taktik matang sebelum Liga 1 bergulir. Bobotoh layak menanti apakah transformasi latihan ini benar-benar terlihat di lapangan hijau.

Mengapa Ini Penting

Pendekatan taktik analitis Tolic menunjukkan tren profesionalisasi pelatihan di Liga 1 yang selama ini kerap pragmatis. Keberhasilan low block Persib bisa mengubah cara klub Indonesia menyusun skema defensif dan transisi. Bobotoh mendapat jaminan tim disiapkan secara metodis, bukan sekadar bintang. Ajang pramusim berpotensi jadi laboratorium taktik yang mempercepat adaptasi pemain lokal terhadap sepak bola modern.

Sumber Asli
CNN Indonesia Olahraga
Tanggal
16 Juli 2026
Waktu Baca
4 menit