Pelatih kepala Timnas Inggris Thomas Tuchel menghadapi dilema serius di lini belakang menjelang perempat final Piala Dunia melawan Norwegia di Stadion Azteca, Sabtu mendatang. Bek tengah Marc Guehi dipastikan absen dari latihan tim pada Kamis akibat cedera hamstring yang dialaminya saat Inggris mengalahkan Meksiko 3-2 di babak 16 besar. Pemain Manchester City itu awalnya diduga hanya mengalami kelelahan otot, namun pemeriksaan lebih lanjut mengonfirmasi adanya regangan hamstring yang membuat statusnya untuk laga krusial ini sangat tidak pasti.
Guehi sendiri sangat bersemangat untuk membuktikan kebugaran dan tetap optimis bisa berpartisipasi. Namun, protokol medis ketat berlaku: jika ia tidak bisa mengikuti latihan penuh bersama skuad pada Jumat, peluangnya untuk tampil di start eleven atau bahkan bawa cadangan akan sangat minim. Keputusan ini bukan hanya soal risiko cedera berulang, tapi juga pertimbangan taktis menghadapi Erling Haaland — penyerang berbahaya yang sudah mencetak tujuh gol di turnamen ini dan membutuhkan penandaan fisik serta kecepatan maksimal selama 90 menit.
Di sisi lain, kabar baik datang dari Reece James. Bek kanan andalan Chelsea itu kembali latihan penuh bersama tim pada Kamis untuk pertama kalinya sejak cedera hamstring saat laga imbang 0-0 melawan Ghana. Meskipun tidak menyelesaikan seluruh sesi, James diproyeksikan siap bersaing asalkan tidak merasakan keluhan pasca-latihan. Kehadirannya memberikan opsi vital bagi Tuchel, mengingat James menawarkan kemampuan serang dan bertahan yang seimbang di sayap kanan.
Masalah lain muncul dari sektor tengah lapangan. Declan Rice absen dua hari berturut-turut akibat demam yang disertai gejala flu. Kondisi ini memparah masalah saraf yang sudah lama mengganggu hamstring dan punggung bawahnya. Staf medis Inggris telah mengambil langkah isolasi untuk mencegah penularan virus ke pemain lain — langkah preventif yang wajar mengingat jadwal padat dan pentingnya menjaga kedalaman skuad.
Ketidakpastian Guehi membuka peluang bagi Ezri Konsa untuk mempertahankan tempat di lini belakang. Bek Aston Villa itu dipaksa bermain di posisi bek kanan saat laga kontra Meksiko setelah James keluar cedera dan tim kehilangan satu pemain akibat kartu merah. Konsa mengakui tantangan mental dan fisik besar, terutama di 10 menit pertama di mana ia harus beradaptasi dengan panas ekstrem Azteca serta peran wing-back yang asing baginya.
"Secara mental 10 menit pertama berat karena aku merasa kewalahan," ujar Konsa kepada BBC Sport. "Tapi aku harus menemukan sakelar mental, dan untungnya berhasil tepat waktu." Pemain berusia 26 tahun itu juga memuji John Stones yang terus mendorong dan bahkan menawarkan tukar posisi — tawaran yang ditolak Konsa dengan keyakinan. Sikap profesional ini menunjukkan kedalaman karakter skuad Inggris di tengah tekanan.
Dari perspektif taktis, absensi potensial Guehi memaksa Tuchel mempertimbangkan beberapa skenario. Opsi paling logis adalah menggeser Stones ke tengah dan menempatkan Konsa atau Lewis Dunk sebagai pasangannya. Alternatif lain adalah mengubah sistem menjadi tiga bek tengah dengan James dan Luke Shaw sebagai wing-back, memberikan keamanan ekstra di hadapan Haaland namun mengorbankan daya gedor di sayap.
Sejarah pertemuan Inggris vs Norwegia di panggung besar selalu penuh drama. Keduanya bertemu di perempat final Euro 2000 di mana Inggris kalah 1-0, dan di fase grup Piala Dunia 1994 yang berakhir imbang 0-0. Kali ini, dengan Haaland dalam form puncak dan Inggris menghadapi krisis cedera, laga ini menjadi ujian karakter sekaligus tes manajemen skuad Tuchel. Keputusan soal Guehi dan Rice dalam 24 jam mendatang bisa menentukan nasib Three Lions di turnamen ini.