Olahraga

Gubernur Pramono Targetkan Persija Juara Super League 2026/2027

Ringkasan

  • Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menargetkan Persija Jakarta meraih gelar juara Super League musim 2026/2027 usai timnya finis ketiga di Piala Presiden 2026.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkapkan harapan besar bagi Persija Jakarta untuk mengakhiri keringan gelar liga pada musim Super League 2026/2027. Pernyataan ini disampaikannya di Jakarta, Minggu (9/8), tepat usai Macan Kemayoran menyelesaikan kampanye Piala Presiden 2026 di posisi ketiga. Pramono menilai fondasi tim sudah mulai terlihat kokoh di bawah kepemimpinan pelatih Shin Tae-yong meski baru berjalan di awal musim.

"Saya sungguh sangat berharap dan saya meyakini dalam kepemimpinan Shin Tae-yong dan itu baru awal-awal saja sudah terasa," ucap Pramono sebagaimana dilansir Antara. Gubernur menegaskan bahwa kunci keberhasilan tidak hanya soal taktik, melainkan kebersamaan, persatuan, dan kekompakan yang menurutnya sudah terasa lebih baik dibanding periode sebelumnya. Optimisme ini muncul di tengah tekanan ekspektasi warga Jakarta yang menunggu gelar liga sejak musim 2018.

Kinerja Persija di Piala Presiden 2026 menjadi tolak ukur awal. Tim berhasil mengamankan posisi ketiga usai mengalahkan Arema FC di laga perebutan tempat tiga. Hasil ini cukup memuaskan mengingat Shin Tae-yong mengakui skuadnya baru beroperasi pada 40 persen kapasitas selama turnamen pra-musim itu. Beberapa pemain kunci belum bergabung penuh dan integrasi sistem permainan masih dalam tahap penyempurnaan.

Mulai Senin (10/8), Persija terbang ke Thailand untuk pemusatan latihan (training camp) yang direncanakan sejak awal Agustus namun tertunda akibat jadwal Piala Presiden. Shin memastikan program ini tidak dibatalkan. Negeri Gajah Putih dipilih karena fasilitas lapangan dan iklim yang mendukung peningkatan kondisi fisik serta pelaksanaan uji coba taktis melawan klub-klub lokal Thailand. Selama dua minggu ke depan, komando latihan akan difokuskan pada peningkatan intensitas pressing, transisi serang, dan ketahanan mental.

Kabar baik datang dari sektor rekrutmen. Shin mengonfirmasi minimal tiga pemain baru akan bergabung di Thailand. "Dan juga akan ada pemain tambahan, ya dua sampai tiga pemain baru," ujar mantan pelatih Timnas Indonesia itu. Meskipun identitas nama belum dibuka resmi, sumber dekat klub mengindikasikan posisi yang ditargetkan meliputi sayap kiri, gelandang tengah defensif, dan penyerang sayap — area yang dinilai masih tipis kedalaman skuadnya. Kedatangan mereka diharapkan melengkapi puzzle sistem 4-2-3-1 yang jadi ciri khas Shin.

Target juara dari Gubernur Pramono bukan sekadar retorika politik. Sebagai pejabat tertinggi daerah yang mengelola aset klub melalui PT Persija Jaya, ia memiliki akses langsung ke kebijakan anggaran dan infrastruktur. Dukungan ini krusial mengingat Persija musim lalu gagal lolos ke babak 8 besar Liga 1 dan harus puas finis ke-7 klasemen akhir. Kegagalan itu memicu evaluasi menyeluruh mulai dari manajemen, staf medis, hingga scouting pemain.

Di sisi lain, tekanan pada Shin Tae-yong semakin berat. Pelatih asal Korea Selatan dibawa dengan kontrak dua musim dan mandat besar: mengembalikan identitas permainan Persija sekaligus menghadirkan trofi. Di musim pertamanya, ia harus membangun kimia tim dari nol dengan banyak pemain rekrutan baru. Piala Presiden jadi ujian nyata pertama — dan finis ketiga dengan performa naik di babak knockout jadi sinyal positif.

Persaingan di Super League 2026/2027 diprediksi ketat. Persib Bandung, Borneo FC, dan PSM Makassar telah memperkuat skuad signifikan. Persib merekrut beberapa pemain naturalisasi dan bintang Liga 1, sementara Borneo mempertahankan tulang punggung dan menambah pemain Asia. Persija tidak bisa bersandar hanya pada semangat; konsistensi 34 pertemuan liga butuh kedalaman skuad, manajemen rotasi, dan ketahanan terhadap cedera.

Faktor Stadion Indonesia (GBK) yang akan jadi kandang Persija musim ini juga jadi variabel. Renovasi lapangan dan tribun sudah rampung, menciptakan atmosfer yang lebih modern dan menakutkan untuk lawan. Rata-rata penonton Persija musim lalu capai 45.000 per laga — basis pendapatan tiket dan merchandise yang vital untuk kelangsungan finansial klub. Gubernur Pramono sendiri rutin hadir di tribun, mengirim sinyal komitmen penuh dari pemda.

Proyeksi ke depan, dua minggu training camp di Thailand akan menentukan bentuk final skuad untuk laga pembukaan Super League. Shin harus memutuskan komposisi 23 pemain daftar liga, termasuk slot pemain asing (maksimal 4 + 1 Asia) dan pemain naturalisasi. Keputusan ini akan mengukur keberanian sang pelatih: apakah ia mempercaya anak-asuh muda akademi Persija seperti Rizky Ridho atau Alfriyanto Nico, atau bersandar pada pengalaman veteran.

Bagi penggemar Macan Kemayoran, target Gubernur Pramono jadi kompas harapan. Gelar liga terakhir 2018 di bawah Stefano Cugurra "Teco" masih terkenang manis. Kini, dengan struktur manajemen yang lebih profesional, dukungan pemda yang nyata, dan pelatih berpedigree internasional, Persija punya peluang nyata. Pertanyaannya: apakah tim mampu mengubah harapan itu jadi realitas di Mei 2027?

Mengapa Ini Penting

Target juara dari Gubernur Pramono menandakan komitmen politik dan finansial yang langkah nyata — bukan sekadar jargon. Ini mengubah tekanan pada manajemen dan Shin Tae-yong dari 'membangun tim' jadi 'harus menang sekarang'. Training camp Thailand jadi momentum kritis: integrasi 2-3 pemain baru dalam 14 hari akan menentukan apakah sistem Shin berfungsi di liga 34 pertandingan. Bagi industri, keberhasilan Persija berdampak pada nilai sponsor, rating TV, dan daya tarik liga secara nasional. Kegagalan berarti siklus evaluasi baru dan potensi pergantian pelatih di tengah musim.

Sumber Asli
CNN Indonesia Olahraga
Tanggal
9 Agustus 2026
Waktu Baca
5 menit