Kiper andalan Persebaya Surabaya, Ernando Ari Sutaryadi, secara terbuka menyatakan ambisinya untuk kembali mendapatkan kepercayaan membela Timnas Indonesia. Penjaga gawang berusia 24 tahun ini ingin membuktikan bahwa dirinya masih memiliki kapasitas dan kualitas yang layak untuk bersaing di level tertinggi sepak bola nasional.
Keinginan tersebut mencuat setelah Ernando cukup lama absen dari daftar panggil tim nasional, terutama sejak kursi kepelatihan berpindah ke tangan John Herdman. Sepanjang empat pertandingan internasional pada periode Maret dan Juni lalu, nama Ernando tidak tercantum dalam skuad Garuda, yang menjadi tantangan tersendiri bagi perkembangan kariernya.
Dalam keterangannya di sela acara jumpa pers Piala Presiden 2026 di Jakarta, Ernando melihat turnamen pramusim tersebut sebagai momentum krusial untuk unjuk gigi. Ia berharap performa impresif bersama Bajul Ijo di Piala Presiden dapat menjadi bukti nyata kepada staf pelatih bahwa ia telah kembali ke kondisi fisik dan performa terbaiknya.
Absennya Ernando dari pemusatan latihan (TC) timnas di Bali untuk persiapan ASEAN Hyundai Cup 2026 bukan tanpa alasan. Sang pemain mengakui bahwa cedera yang sempat membekapnya selama lebih dari satu bulan menjadi faktor utama yang menghambat performanya di lapangan, sehingga ia harus melewatkan sejumlah laga penting di Super League 2025/2026.
Kondisi kebugaran yang menurun membuat posisinya di skuad timnas saat ini diisi oleh kiper lain seperti Nadeo Argawinata dan Cahya Supriadi. Ernando menyadari bahwa persaingan di posisi penjaga gawang timnas Indonesia kini sangat kompetitif, terutama di bawah arahan pelatih John Herdman yang memiliki standar tinggi dalam pemilihan pemain.
Terkait komunikasi dengan tim pelatih, Ernando mengaku sejauh ini belum menjalin pembicaraan langsung dengan John Herdman. Interaksi yang ia lakukan masih terbatas pada pelatih kiper timnas. Meski demikian, ia tetap bersikap profesional dan fokus pada tugasnya di level klub, dengan harapan bahwa performa konsisten di lapangan akan membukakan jalan baginya untuk kembali berseragam Merah Putih di masa depan.