Sebanyak enam pemain andalan Persija Jakarta resmi menerima panggilan untuk bergabung dalam pemusatan latihan (Training Camp/TC) tim nasional Indonesia di Bali. Langkah ini merupakan bagian dari persiapan intensif skuad Garuda dalam menghadapi turnamen bergengsi ASEAN Hyundai Cup 2026 yang akan segera bergulir akhir bulan ini.
Para pemain yang dipanggil untuk memperkuat timnas dalam TC tahap pertama pada 5 hingga 11 Juli 2026 tersebut adalah Rizky Ridho, Dony Tri Pamungkas, Rayhan Hannan, Shayne Pattynama, Jordi Amat, dan Mauro Zijlstra. Kontribusi besar dari klub berjuluk Macan Kemayoran ini diharapkan mampu memperkokoh lini permainan Indonesia dalam menghadapi persaingan regional.
Pihak manajemen Persija melalui akun resmi media sosial mereka menyatakan kebanggaannya atas pemanggilan tersebut. Partisipasi keenam pemain ini menjadi bukti komitmen klub dalam mendukung agenda tim nasional demi meraih prestasi tertinggi di kancah Asia Tenggara, sekaligus memperkuat struktur tim menjelang turnamen yang kini telah berganti nama menjadi Piala ASEAN.
Piala ASEAN 2026, yang dijadwalkan berlangsung dari 24 Juli hingga 26 Agustus, menjadi ajang pembuktian bagi Indonesia untuk memutus puasa gelar. Sejak turnamen ini pertama kali digelar pada tahun 1996, Indonesia tercatat telah enam kali menembus babak final namun belum sekalipun berhasil membawa pulang trofi juara, sebuah catatan yang ingin diubah secara total pada edisi ke-16 ini.
Dalam fase grup, tim Garuda tergabung di Grup A bersama Vietnam, Kamboja, Singapura, dan Timor Leste. Stadion Pakansari di Bogor telah ditunjuk sebagai markas utama timnas Indonesia untuk laga kandang, di mana mereka akan menjamu Kamboja pada 27 Juli dan Vietnam pada 3 Agustus. Fokus tinggi kini dipasang untuk memastikan poin penuh di setiap pertandingan.
Menanggapi target juara, gelandang Persija, Rayhan Hannan, menekankan pentingnya kewaspadaan ekstra terhadap kekuatan lawan. Ia menyoroti perkembangan pesat sepak bola di Asia Tenggara, terutama dengan banyaknya pemain keturunan dan naturalisasi di tim lawan seperti Filipina dan Vietnam. Hannan menegaskan bahwa skuad Garuda harus memiliki mentalitas baja dan tidak boleh meremehkan kekuatan negara manapun agar bisa mengakhiri penantian panjang gelar juara.