Lionel Messi resmi melebarkan pengaruhnya di dunia sepak bola profesional melalui langkah strategis akuisisi dua klub di Spanyol. Superstar Inter Miami ini telah mengakuisisi UE Cornella yang berkompetisi di divisi kelima, serta CD Eldense yang saat ini bertarung di kasta kedua sepak bola Spanyol, Segunda Division.
Langkah ini menandai transformasi Messi dari sekadar ikon lapangan hijau menjadi pemilik klub yang ambisius. Khusus untuk CD Eldense, kehadiran Messi memberikan dampak instan. Setelah pergantian kepemilikan dari Grupo TH, grup investasi asal Kolombia, klub tersebut langsung mencatatkan kemenangan impresif 4-1 atas Oviedo pada awal Oktober, sebuah kontras tajam setelah rentetan hasil buruk di awal musim.
Akuisisi CD Eldense bukan sekadar investasi finansial. Klub tersebut sempat mengalami turbulensi manajemen dengan pemecatan pelatih kepala Claudio Barragán menyusul performa buruk di empat laga awal. Messi masuk sebagai pemilik ketiga dalam setahun terakhir, membawa harapan stabilitas bagi klub yang sedang mencari identitas baru di bawah kepemilikan sang legenda.
Keputusan Messi merambah pasar Spanyol memiliki latar belakang visi jangka panjang. Pernyataan resmi klub menyebutkan bahwa keterlibatan tokoh paling berpengaruh dalam sejarah sepak bola ini bertujuan mendorong perkembangan klub dari sisi kelembagaan, olahraga, dan sosial. Ini adalah cetak biru untuk menciptakan ekosistem yang lebih profesional bagi klub-klub kecil dengan potensi besar.
Secara teknis, memiliki dua klub di Spanyol menuntut kehati-hatian dalam regulasi. Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF) memiliki aturan ketat terkait kepemilikan ganda, terutama jika kedua klub berada dalam divisi yang sama. Untuk saat ini, jarak tiga tingkat kompetisi antara UE Cornella dan CD Eldense masih dalam batas aman, namun tantangan akan muncul jika salah satu klub berhasil promosi ke level yang lebih tinggi.
Fenomena kepemilikan multi-klub yang dilakukan Messi bukanlah hal baru dalam industri olahraga global. Model bisnis ini telah dipraktikkan oleh entitas besar seperti City Football Group atau Red Bull. Namun, bagi seorang pemain aktif, langkah ini menunjukkan persiapan matang untuk masa depan setelah gantung sepatu.
Di Indonesia, tren ini memberikan inspirasi baru bagi para pemilik klub Liga 1 dan Liga 2. Banyak klub lokal saat ini masih bergelut dengan masalah finansial dan tata kelola organisasi yang belum stabil. Kehadiran sosok ikonik yang terjun langsung mengelola klub menunjukkan bahwa sepak bola modern membutuhkan sentuhan manajerial yang lebih dari sekadar dukungan dana.
Dampak bagi industri sepak bola Indonesia bisa sangat besar jika para pelaku sepak bola nasional mulai mengadopsi model manajemen yang lebih profesional. Transformasi dari klub komunitas menjadi institusi bisnis yang sehat adalah tantangan nyata yang dihadapi liga domestik saat ini. Messi menunjukkan bahwa reputasi sebagai pemain bisa dikonversi menjadi kredibilitas sebagai pengelola klub.
"Bergabungnya salah satu tokoh paling penting dalam sejarah olahraga ke dalam dunia sepak bola profesional Spanyol sebagai pemilik CD Eldense menandai dimulainya proyek jangka panjang," tulis pernyataan resmi klub Eldense. Kalimat ini menegaskan bahwa Messi tidak sekadar ingin menanam modal, melainkan membangun warisan.
Keberhasilan instan Eldense pasca-akuisisi menjadi sinyal positif bagi para suporter. Kemenangan besar atas Oviedo menunjukkan bahwa mentalitas pemenang yang dimiliki Messi mulai meresap ke dalam skuad. Meskipun baru bergabung, aura kepemimpinan sang megabintang telah menciptakan urgensi baru bagi para pemain di lapangan.
Langkah Messi tidak berhenti di Eropa. Sebelumnya, ia juga telah terlibat dalam kepemilikan Deportivo LSM di Uruguay bersama rekannya di Inter Miami, Luis Suarez. Hal ini mempertegas bahwa Messi sedang membangun jaringan sepak bola global yang mencakup benua Eropa dan Amerika Selatan.
Ke depan, dunia sepak bola akan menanti bagaimana Messi menyeimbangkan karier bermainnya dengan tanggung jawab sebagai pemilik klub. Jika ia berhasil membawa CD Eldense promosi ke La Liga, ia akan menciptakan sejarah baru sebagai pemain aktif yang memiliki klub di kasta tertinggi kompetisi Eropa. Ini adalah babak baru dalam karier fenomenal seorang Lionel Messi.