Tottenham Hotspur dan Newcastle United sukses melenggang ke babak ketiga Carabao Cup 2026/2027 setelah mengalahkan lawan-lawannya pada Kamis (27/8/2026) dini hari WIB. Kemenangan ini menegaskan kesiapan skuad papan atas Liga Inggris dalam menghadapi rotasi pemain di kompetisi domestik yang padat.
Di Tottenham Hotspur Stadium, skuad asuhan Ange Postecoglou tampil superior dengan membantai tim Championship, Charlton Athletic, lewat skor telak 5-1. Dominasi tuan rumah sudah terlihat sejak babak pertama melalui gol Mikey Moore dan Dominic Solanke yang memaksa tim tamu harus bekerja ekstra keras untuk mengejar ketertinggalan.
Memasuki babak kedua, serangan Tottenham tidak mengendur. Kevin Danso, Savio, dan Ben Davies bergantian menjebol gawang Charlton, memperlebar jarak menjadi 5-0. Gol hiburan dari Lloyd Jones pada menit ke-87 menjadi satu-satunya catatan bagi Charlton di laga tersebut, namun tidak cukup untuk menahan laju agresif The Lilywhites.
Sementara itu, situasi berbeda terjadi di St James' Park. Newcastle United harus bersusah payah meladeni perlawanan sengit dari West Bromwich Albion. Pertandingan berjalan ketat dengan skor yang saling kejar-mengejar sebelum The Magpies akhirnya mengunci kemenangan dramatis 3-2.
West Brom sempat mengejutkan publik tuan rumah lewat gol Isaac Price di menit ke-19. Namun, Bazoumana Toure segera merespons untuk menyamakan kedudukan. Newcastle kemudian berbalik unggul melalui aksi Harvey Barnes di awal babak kedua, sebelum Price kembali menyamakan skor yang memaksa Newcastle bekerja lebih keras.
Gol penentu kemenangan Newcastle akhirnya lahir kembali dari kaki Harvey Barnes pada menit ke-81. Kemenangan ini menjadi ujian mentalitas bagi skuad Eddie Howe yang harus menjaga konsistensi meski menghadapi tim dari kasta kedua yang bermain dengan motivasi tinggi.
Turnamen Carabao Cup sering kali menjadi ajang bagi klub-klub Premier League untuk melakukan eksperimen taktis. Bagi Tottenham dan Newcastle, kemenangan ini penting guna membangun momentum di awal musim yang baru saja bergulir, sekaligus memberikan jam terbang kepada pemain pelapis.
Kualitas tim kasta Championship yang semakin kompetitif menjadi tantangan tersendiri bagi klub Premier League. Fenomena ini menunjukkan bahwa kesenjangan kualitas antara kasta tertinggi dan kedua di Inggris semakin menipis, menuntut klub elite untuk tidak meremehkan lawan di kompetisi piala domestik.
Bagi penggemar di Indonesia, performa tim-tim Inggris di Carabao Cup selalu menjadi barometer kedalaman skuad. Keberhasilan pemain seperti Harvey Barnes atau Dominic Solanke menunjukkan bahwa investasi besar di bursa transfer mulai membuahkan hasil nyata dalam skema permainan tim.
Di Indonesia, budaya menonton kompetisi piala domestik seperti Carabao Cup memiliki basis penggemar yang besar. Antusiasme ini mencerminkan tingginya minat masyarakat terhadap standar sepak bola profesional yang menyajikan drama dan intensitas tinggi di setiap pertandingannya.
Kemenangan ini membawa Tottenham dan Newcastle melaju ke babak ketiga dengan kepercayaan diri tinggi. Langkah selanjutnya akan menjadi penentu bagi kedua tim, apakah mereka mampu mempertahankan kedalaman skuad saat rotasi pemain menjadi semakin krusial di tengah jadwal liga yang mulai padat.
Ke depan, tren penggunaan pemain muda dan pelapis dalam kompetisi ini diprediksi akan terus berlanjut. Bagi Tottenham dan Newcastle, fokus sekarang beralih pada persiapan babak ketiga, di mana lawan yang dihadapi kemungkinan besar akan jauh lebih berat dan menuntut kesiapan fisik serta taktik yang lebih matang.