Jakarta – Klub sepak bola Dewa United resmi mengumumkan perpisahan dengan pelatih kepala mereka, Jan Olde Riekerink. Keputusan ini diambil setelah kedua belah pihak mencapai kesepakatan bersama untuk mengakhiri kerja sama yang telah terjalin selama beberapa musim terakhir.
Presiden Dewa United Banten FC, Ardian Satya Negara, menyampaikan apresiasi mendalam atas dedikasi dan kontribusi pelatih berkebangsaan Belanda tersebut. Menurut Ardian, Jan Olde Riekerink telah memainkan peran krusial dalam fase awal pengembangan klub, membantu tim bertransformasi secara bertahap sejak awal kedatangannya.
Dalam empat musim masa baktinya, Jan Olde Riekerink dinilai berhasil membawa perubahan signifikan bagi performa Dewa United di kancah Liga 1. Dari tim yang sempat berjuang di papan bawah, ia mampu mengangkat mentalitas dan kualitas permainan tim hingga mampu bersaing secara kompetitif di papan atas klasemen.
Salah satu catatan sejarah yang ditorehkan di bawah asuhan Riekerink adalah keberhasilan Dewa United menembus kompetisi Asia, yakni AFC Challenge League 2025/2026. Pencapaian ini menjadi bukti nyata peningkatan kualitas klub yang kini semakin disegani di kancah sepak bola nasional maupun internasional.
Perjalanan Dewa United bersama Riekerink memiliki dinamika yang cukup panjang. Setelah menutup musim perdana di peringkat ke-17, tim mengalami lonjakan performa yang impresif pada musim berikutnya dengan finis di posisi kelima. Puncaknya, klub berjuluk Banten Warriors ini mencatatkan sejarah manis dengan menjadi runner-up pada musim 2024/2025.
Memasuki musim 2025/2026, meski harus mengakhiri kompetisi liga di posisi ketujuh, Riekerink berhasil membawa Dewa United melaju hingga babak perempat final AFC Challenge League. Pihak manajemen kini tengah bersiap menyongsong babak baru dalam struktur kepelatihan tim setelah era kepemimpinan pelatih asal Belanda tersebut berakhir.