Klub BRI Super League, Dewa United, secara resmi mengumumkan keputusan strategis terkait komposisi skuad mereka untuk menghadapi kompetisi musim 2026/2027. Melalui pernyataan resmi yang dirilis pada Senin, manajemen klub menyatakan telah melepas dua pemain kunci mereka, yakni gelandang Rangga Muslim dan penjaga gawang Muhammad Natshir, dengan status pinjaman.
Langkah ini diambil sebagai bagian dari penyegaran tim serta memberikan kesempatan bagi para pemain untuk mendapatkan menit bermain yang lebih kompetitif di klub lain. Pihak manajemen Dewa United menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi yang telah diberikan oleh kedua pemain selama masa bakti mereka bersama tim berjuluk Banten Warriors tersebut.
Dalam unggahan media sosial resmi klub, Dewa United mendoakan kesuksesan bagi karier Rangga dan Natshir di babak baru mereka. Klub berharap agar masa peminjaman ini dapat menjadi sarana untuk meningkatkan kepercayaan diri serta mengasah kualitas teknis para pemain agar nantinya dapat kembali dengan performa yang lebih matang.
Terkait destinasi selanjutnya, Muhammad Natshir dipastikan akan melanjutkan kariernya bersama klub Pegadaian Championship, PSMS Medan. Sementara itu, untuk Rangga Muslim, pihak manajemen belum memberikan informasi spesifik mengenai klub mana yang akan menjadi pelabuhan barunya untuk musim mendatang.
Rangga Muslim sendiri merupakan sosok yang cukup ikonik di Dewa United, mengingat ia telah memperkuat tim selama lima musim sejak 2021. Selama masa tersebut, ia mencatatkan 73 penampilan di berbagai ajang resmi dengan torehan empat gol serta enam assist dalam total 4.436 menit bermain, menjadikannya salah satu motor serangan yang konsisten.
Di sisi lain, Muhammad Natshir telah menjadi bagian dari lini pertahanan Dewa United selama empat musim. Penjaga gawang berpengalaman ini berhasil mencatatkan 33 penampilan di berbagai kompetisi dan mengemas tujuh clean sheets selama 2.970 menit berada di bawah mistar gawang, sebuah kontribusi yang cukup signifikan bagi stabilitas pertahanan tim selama beberapa tahun terakhir.