Tiga gol yang dicetak Joao Pedro, Morgan Rogers, dan Cole Palmer cukup untuk membawa The Blues pulang dengan tiga poin penuh dari kandang lawan. Kemenangan itu menempatkan Chelsea di posisi keenam klasemen sementara dengan akumulasi tiga poin, selisih gol +1.
Posisi Chelsea masih di bawah lima tim yang juga memenangkan laga pembukaan masing-masing dengan selisih gol lebih unggul. Brighton & Hove Albion memimpin klasemen berkat kemenangan 4-0, diikuti Arsenal (3-0), Brentford (3-0), Everton (2-0), dan Hull City (2-0). Kelima tim tersebut memiliki selisih gol minimal +2, menggeser Chelsea ke urutan keenam meski sama-sama raih poin penuh.
Era Xabi Alonso di Stamford Bridge resmi dimulai dengan uji coba berat di kandang Fulham. Laga di Craven Cottage berlangsung ketat sejak menit awal, dengan Fulham sempat mengancam melalui Josh King yang membuka keunggulan di menit ke-12. Chelsea tidak panik dan membalas melalui Joao Pedro enam menit kemudian, sebelum Morgan Rogers membalikkan situasi jelang istirahat.
Cole Palmer memperlebar keunggulan menjadi 3-1 di babak kedua, menenangkan susunan pasukan Alonso. Fulham mencoba bangkit lewat Gonzalo Garcia yang mencetak gol ke-2 bagi tuan rumah di menit ke-78, namun pertahanan Chelsea berhasil mempertahankan keunggulan tipis hingga peluit panjang berbunyi. Kemenangan ini menjadi modal psikologis penting bagi proyek baru di bawah kepemimpinan mantap pelatih Bayer Leverkusen tersebut.
Dari enam tim Big Six, hanya tiga yang berhasil meraih kemenangan di pekan pembukaan. Arsenal mengalahkan lawan dengan skor 3-0, Manchester City menundukkan lawannya 2-1, dan kini Chelsea menambah daftar pemenang. Liverpool ditahan imbang 2-2, sedangkan Manchester United dan Tottenham Hotspur harus menelan pil pahit kekalahan masing-masing 0-2 dan 0-3. Realita ini menunjukkan pergeseran dinamika kekuatan di awal musim.
Kekalahan Manchester United di tangan lawan yang belum tentu dianggap favorit menimbulkan tanda tanya awal bagi proyek Ruben Amorim. Sementara Tottenham di bawah Ange Postecoglou kehilangan 0-3, membuka perdebatan soal kesiapan skuad mereka menghadapi musim yang padat. Dua klub raksasa ini terpaksa mengejar ketinggalan sejak dini, situasi yang tidak ideal bagi ambisi gelar.
Di sisi lain, promosi Hull City dan Coventry City ke Premier League memberikan warna baru. Hull City memulai dengan kemenangan 2-0 yang mengejutkan banyak pihak, sementara Coventry harus puas dengan kekalahan 0-3. Performa kedua tim promosi ini akan jadi sorotan menarik di pekan-pekan mendatang, apakah mereka mampu bertahan di kasta elite.
Bagi penggemar sepak bola Indonesia, awal musim Premier League 2026/2027 menawarkan narasi segar. Koleksi pemain Indonesia di liga ini semakin kaya, dengan sejumlah bintang muda berpotensi tampil di pekan-pekan depan. Tayangan siaran langsung melalui platform digital lokal juga semakin mudah diakses, memungkinkan jutaan penggemar di Nusantara menyaksikan drama setiap akhir pekan tanpa hambatan geografis.
Jadwal pekan kedua (29 Agustus - 1 September) menyimpan laga-lega menarik. Chelsea akan menghadapi uji coba berat lagi saat mengunjungi Brighton yang saat ini memimpin klasemen. Manchester City berkunjung ke kandang Crystal Palace, sedangkan Arsenal melawat ke Villa Park menantang Aston Villa. Tiga laga ini bisa jadi penentu awal hierarki kekuatan di papan atas klasemen.
Xabi Alonso dalam konferensi pers pasca laga menegaskan fokus tetap pada proses, bukan hasil instan. "Kita baru memainkan satu pertandingan dari 38. Ada banyak hal yang harus diperbaiki, terutama di fase pertahanan," ujar pelatih asal Spanyol itu. Sikap rendah hati ini menjadi ciri khas manajemen modern yang lebih memprioritaskan jangka panjang dibandingkan euforia sesaat.
Fulham meski kalah, menunjukkan karakter lawan yang tidak mudah menyerah. Dua gol yang dicetak di hadapan penonton sendiri membuktikan tim Marco Silva memiliki daya ledak. Kinerja Josh King dan Gonzalo Garcia layak mendapat apresiasi, dan Fulham diharapkan bisa memanfaatkan momentum ini saat menghadapi lawan-lain di pekan depan.
Pekan pertama Premier League 2026/2027 telah mengirim sinyal jelas: tidak ada tim yang aman, dan setiap poin akan sangat menentukan. Chelsea dengan kemenangan drama di Craven Cottage telah meletakkan fondasi awal, namun perjalanan panjang masih menunggu. Untuk penggemar di Indonesia, drama ini baru dimulai.