Olahraga

Campus League Badminton Perdana Terapkan Sistem Skor Terbaru BWF untuk Mahasiswa

Campus League Badminton Perdana Terapkan Sistem Skor Terbaru BWF untuk Mahasiswa

Ringkasan

  • Campus League Badminton Season 1 2026 menjadi kompetisi mahasiswa pertama di Indonesia yang menerapkan sistem skor terbaru dari BWF.

Campus League Badminton Season 1 2026 resmi memperkenalkan standar baru dalam kompetisi olahraga mahasiswa dengan mengadopsi sistem skor terbaru dari Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF). Langkah ini menjadikan Campus League sebagai ajang bulu tangkis tingkat universitas pertama di Indonesia yang mengintegrasikan regulasi internasional terbaru ke dalam format pertandingannya, sebagai upaya konkret untuk meningkatkan kualitas kompetisi di tanah air.

CEO Campus League, Ryan Gozali, menyatakan bahwa penerapan aturan ini bertujuan agar para atlet mahasiswa tidak hanya mengasah kemampuan teknis di lapangan, tetapi juga terbiasa dengan dinamika aturan internasional yang terus berkembang. Melalui kebijakan ini, diharapkan ekosistem bulu tangkis mahasiswa di Indonesia menjadi lebih adaptif, kompetitif, dan memiliki daya saing yang setara dengan standar global yang ditetapkan oleh BWF.

Proses pendaftaran untuk musim perdana ini telah dibuka hingga 5 Agustus 2026. Rangkaian pertandingan akan dimulai dari babak regional di Jabodetabek pada 19 Agustus 2026, yang kemudian akan berlanjut ke berbagai kota besar lainnya seperti Semarang, Surabaya, Samarinda, dan Bandung. Kota Bandung sendiri telah terpilih sebagai tuan rumah untuk penyelenggaraan putaran final atau The Nationals yang akan menentukan juara umum musim ini.

Format pertandingan yang diterapkan terbagi menjadi dua kategori utama, yakni perseorangan dan beregu. Pada nomor perseorangan, pertandingan menggunakan sistem best of three games dengan batas 15 poin per gim, sementara untuk kategori beregu, format skor kumulatif mencapai 55 poin telah disiapkan. Penyesuaian ini telah dikoordinasikan dengan PBSI guna memastikan seluruh aspek teknis selaras dengan arahan induk organisasi bulu tangkis nasional.

Keikutsertaan dalam Campus League terbuka bagi seluruh mahasiswa aktif yang terdaftar di PDDikti, mulai jenjang pendidikan diploma hingga doktoral. Terdapat syarat administratif yang ketat bagi para peserta, termasuk kewajiban memiliki IPK minimal 2,25, usia maksimal kelahiran tahun 2003, serta kepemilikan BPJS Ketenagakerjaan aktif sebagai bentuk perlindungan bagi para atlet selama bertanding.

Selain fokus pada aspek prestasi atau athleticism, Campus League juga menekankan pilar akademik dan kontribusi sosial. Seluruh peserta diwajibkan mengikuti program Social Service, seperti bakti sosial, donor darah, atau coaching clinic sebagai syarat mutlak sebelum melaju ke babak The Nationals. Hal ini menunjukkan komitmen penyelenggara dalam membentuk karakter mahasiswa yang tidak hanya berprestasi di bidang olahraga, namun juga memiliki kepedulian sosial yang tinggi terhadap lingkungan sekitar.

Mengapa Ini Penting

Penerapan standar BWF di tingkat universitas mempercepat sinkronisasi kurikulum pembinaan atlet muda Indonesia dengan standar internasional. Hal ini krusial dalam menciptakan regenerasi atlet yang lebih siap secara mental dan teknis saat memasuki jenjang profesional atau kompetisi tingkat global.

Sumber Asli
Antaranews
Tanggal
3 Juli 2026
Waktu Baca
3 menit