Turnamen Caffino Srikandi Merdeka Cup 2026 akan berlangsung pada 14 hingga 23 Agustus 2026 di Stadion Wergu Wetan, Kudus, Jawa Tengah. Ajang ini mengundang delapan tim kategori U-16, di antaranya dua representasi Indonesia yaitu Garuda Pertiwi dan Putri Nusantara.
Kepala Program Teddy Tjahjono menjelaskan bahwa turnamen ini menjadi penutup rangkaian Women’s Soccer Trilogy 2026 yang sebelumnya sudah menggelar Milklife Soccer Challenge All Stars pada 2024 dan Hydroplus Soccer League All Stars pada 2025. Rangkaian tersebut dirancang untuk menciptakan alur pembinaan berkelanjutan bagi pemain muda perempuan.
Ide menggelar turnamen internasional sendiri muncul saat diskusi dengan President Director Djarum Foundation, Victor Hartono. Menurut Teddy, pengiriman pemain ke turnamen luar negeri selama ini terasa kurang efisien, sedangkan fondasi sudah memiliki stadion sendiri dan jendela waktu yang cocok dengan kualifikasi AFC.
PSSI melalui Exco Vivin Sungkono Cahyani menyambut baik inisiatif tersebut. Ia menegaskan bahwa Srikandi Merdeka Cup memberikan panggung bagi pemain yang telah discouting sejak ajang Milklife, sekaligus membuka peluang bagi talenta yang belum memiliki eksposur internasional.
Format kompetisi membagi delapan tim menjadi dua grup masing-masing berisi empat tim. Dua tim teratas setiap grup akan melaju ke babak semifinal, lalu final akan menentukan juara turnamen.
Selain dua tim Indonesia, peserta lain meliputi Hong Kong, Malaysia, Arab Saudi, Thailand, Singapura, dan Yordania. Kehadiran tim-tim Asia Tenggara dan Timur Tengah diharapkan menambah variasi gaya bermain yang dihadapi pemain lokal.
Bagi para pemain, turnamen ini menjadi kesempatan langka untuk menguji kemampuan di level internasional tanpa harus bepergian jauh. Pengalaman bermain lawan fisik dan taktik yang berbeda diperkirakan mempercepat proses adaptasi mereka di jenjang yang lebih tinggi.
Sponsor utama Caffino di bawah naungan Savoria Group mengungkapkan kebanggaan mendukung acara ini. Direksi Soegiono berharap turnamen menjadi katalisator lahirnya lebih banyak atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama Indonesia di kancah dunia.
Penjadwalan pada pertengahan Agustus sengaja diselaraskan dengan jendela kualifikasi Piala Asia U-17 wanita AFC, sehingga performa di Srikandi Merdeka Cup bisa dijadikan acuan pemilihan timnas untuk babak kualifikasi resmi.
Ahli pengembangan sepak bola putri menilai bahwa keberlangsungan turnamen ini akan memperkuat ekosistem kompetisi domestik, yang selama ini masih minim jumlahnya dibandingkan sepak bola putra. Jangka panjang, hal ini diharapkan menutup kesenjangan kualitas antara kedua jenjang.
Masa depan, Djarum Foundation berencana mengembangkan Srikandi Merdeka Cup menjadi turnamen berkala dengan partisipasi lebih banyak negara, serta mengintegrasikan sistem scouting digital untuk memantau perkembangan pemain secara real-time.
Secara keseluruhan, Caffino Srikandi Merdeka Cup 2026 bukan sekadar turnamen persahabatan, melainkan investasi strategis yang menempatkan sepak bola putri Indonesia pada lintasan yang lebih terstruktur dan berkelanjutan.