Olahraga

Singkirkan Amerika Serikat, Gelandang Belgia Nicolas Raskin Sebut Keadilan Telah Terlaksana

Singkirkan Amerika Serikat, Gelandang Belgia Nicolas Raskin Sebut Keadilan Telah Terlaksana

Ringkasan

  • Gelandang Belgia Nicolas Raskin menyebut kemenangan 4-1 atas Amerika Serikat sebagai wujud keadilan setelah kontroversi izin bermain Folarin Balogun.

Gelandang Belgia, Nicolas Raskin, mengungkapkan rasa puasnya setelah tim nasional Belgia berhasil menundukkan Amerika Serikat dengan skor meyakinkan 4-1 dalam laga babak 16 besar Piala Dunia. Kemenangan ini diraih di Seattle pada hari Senin, yang sekaligus mengantarkan Belgia melaju ke babak perempat final. Raskin secara terbuka menyatakan bahwa hasil ini terasa seperti bentuk keadilan bagi timnya setelah kontroversi yang menyelimuti status striker Amerika Serikat, Folarin Balogun.

Kontroversi bermula ketika Folarin Balogun tetap diizinkan bermain meski sebelumnya menerima kartu merah saat menghadapi Bosnia dan Herzegovina di babak 32 besar. Seharusnya, kartu merah tersebut berimplikasi pada larangan bermain otomatis selama satu pertandingan. Namun, FIFA memutuskan untuk menangguhkan sanksi tersebut berdasarkan Pasal 27 Kode Disipliner FIFA, menyusul permintaan peninjauan kasus dari Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, kepada Presiden FIFA, Gianni Infantino.

Keputusan FIFA untuk menangguhkan hukuman tersebut memicu kritik luas dari berbagai pihak, termasuk Federasi Sepak Bola Belgia. Mereka sempat mengajukan keberatan resmi terkait kelayakan Balogun untuk tampil beberapa jam sebelum pertandingan dimulai, namun upaya tersebut tidak membuahkan hasil. Hal ini menciptakan ketegangan sebelum peluit pertama dibunyikan, dengan banyak pihak mempertanyakan independensi badan yudisial FIFA.

Di atas lapangan, Belgia membuktikan kualitas mereka dengan mendominasi jalannya pertandingan. Raskin menegaskan bahwa kemenangan ini adalah jawaban terbaik dari timnya terhadap situasi yang dianggap tidak adil tersebut. Menurutnya, ada keadilan di dunia ini, dan hasil pertandingan tersebut merupakan bukti nyata bahwa kerja keras di lapangan dapat mengatasi intervensi di luar sepak bola.

Akun Instagram resmi tim nasional Belgia pun turut memberikan sindiran halus melalui unggahan foto perayaan gol keempat Romelu Lukaku dengan takarir bertuliskan "Overturn this" (Batalkan ini). Unggahan tersebut menjadi viral dan mencerminkan kekesalan para pemain Belgia terhadap keputusan FIFA yang dianggap merugikan integritas kompetisi.

Sementara itu, pelatih Belgia, Rudi Garcia, berusaha meredam polemik tersebut dalam konferensi pers pasca-pertandingan. Ia menyatakan bahwa fokus utama timnya tetap pada rencana permainan dan bukan pada kontroversi di luar lapangan. Garcia bahkan mengungkapkan bahwa ia sempat berbincang dengan Balogun setelah pertandingan untuk meredakan situasi, menegaskan bahwa pemain tersebut tidak patut disalahkan atas keputusan otoritas sepak bola dunia.

Mengapa Ini Penting

Kasus ini menyoroti pentingnya tata kelola organisasi internasional yang transparan dan bebas dari intervensi politik. Bagi publik Indonesia, ini menjadi pengingat krusial bahwa integritas dalam kompetisi olahraga profesional harus tetap dijaga di atas kepentingan diplomasi politik agar kepercayaan penggemar tetap terjaga.

Sumber Asli
Channelnewsasia
Tanggal
7 Juli 2026
Waktu Baca
3 menit