Jakarta – Prestasi gemilang kembali diraih oleh atlet skateboard Indonesia, Basral Graito Hutomo, yang berhasil menyabet medali emas di SEA Games 2025 di Bangkok, Thailand. Bertanding di Extreme Sport Park Rajamangala, ia tampil konsisten sejak babak penyisihan hingga final, mencatatkan skor tertinggi 166,67 poin. Momen penentu terjadi pada sesi single trick ketika Basral sukses mengeksekusi kombinasi trik 360 flip yang dilanjutkan dengan boardslide, memastikan kemenangannya atas dua atlet tuan rumah Thailand.
Lahir di Tangerang pada 22 Januari 2007, Basral menghabiskan masa kecilnya di Karanganyar, Jawa Tengah. Ketertarikannya pada skateboard bermula pada 2017-2018 saat sering menyaksikan aksi penggemar BMX di Stadion Manahan. Dari situlah, ia mulai mencoba skateboard dengan papan bekas seharga Rp5.000 yang dibeli dari seorang teman. Melihat keseriusannya, sang ayah kemudian memberikan skateboard yang lebih layak, dan Basral pun mulai rutin berlatih di berbagai lokasi, mulai dari halaman rumah hingga skatepark di kawasan kampus Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS).
Dalam perjalanannya, Basral dihadapkan pada dilema besar antara pendidikan formal dan latihan intensif. Pada 2019, ia terpilih mengikuti Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) di Bandung selama sembilan bulan sebagai persiapan SEA Games Filipina. Namun, sekolahnya sempat tidak memberikan izin dan bahkan mengancam tidak naik kelas jika ia tetap berangkat. Dengan dukungan penuh sang ayah, Basral akhirnya memilih jalur pendidikan nonformal melalui Paket C untuk tetap fokus mengembangkan kariernya di dunia skateboard.
Keputusan tersebut membuahkan hasil manis di SEA Games 2025. Basral tampil percaya diri dan tanpa beban sejak awal pertandingan. Pada sesi final, ia mencuri perhatian dengan trik kombinasi yang memukau, menghasilkan skor tertinggi dan medali emas. Keberhasilan ini tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga menandai kemajuan signifikan bagi olahraga skateboard Indonesia di kancah internasional.
Dukungan keluarga, terutama sang ayah, menjadi faktor kunci dalam kesuksesan Basral. Sang ayah selalu mendampingi dan memotivasi, bahkan saat ia harus menghadapi berbagai rintangan seperti keterbatasan fasilitas latihan dan tekanan akademis. Peran orang tua ini sangat krusial dalam membentuk mental juara dan dedikasi Basral terhadap olahraga yang ia cintai.
Skateboard sendiri semakin populer di Indonesia, terutama setelah debutnya di Asian Games 2018 dan Olimpiade Tokyo 2020. Prestasi Basral di SEA Games 2025 diharapkan dapat semakin mendorong popularitas dan pengembangan olahraga ini di tanah air. Ia menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk menekuni olahraga ekstrem dengan serius dan profesional.
Ke depan, Basral menargetkan untuk terus berkompetisi di ajang internasional, termasuk Asian Games dan Olimpiade. Dengan bakat dan kerja keras yang dimilikinya, ia berpotensi menjadi atlet skateboard terdepan di Asia Tenggara. Dukungan dari pemerintah dan pihak swasta dalam hal infrastruktur dan pembinaan akan sangat penting untuk menjaga konsistensi prestasi atlet-atlet seperti Basral.
Pencapaian Basral Graito Hutomo bukan sekadar medali, melainkan bukti bahwa dengan tekad dan dukungan yang tepat, atlet Indonesia bisa bersaing di level tertinggi. Perjalanan kariernya dari skateboard bekas hingga podium juara SEA Games adalah cerita inspiratif yang patut diapresiasi dan diteladani oleh banyak pihak.