Barcelona tidak membuang waktu untuk mengirim peringatan dini kepada pesaing. Di Estadio Martínez Valero, tim Hansi Flick menghajar Elche 5-0 dengan performa yang mengesankan. Raphinha mencetak dua gol, Fermín López menambahkan dua gol lagi, dan rekrutan baru Karim Adeyemi membuka rekening gol pertamanya bagi Blaugrana. Kemenangan telak itu menempatkan Barcelona di posisi keempat klasemen dengan selisih gol +5, meski baru bermain satu kali.
Real Madrid tidak mau kalah menarik perhatian. Di RCDE Stadium, tim Carlo Ancelotti harus berjuang keras sebelum mengalahkan Espanyol 2-1. Gol penentu tiba di menit-menit akhir, menyelamatkan Los Blancos dari hasil imbang yang terlihat mengancam. Kemenangan dramatis itu memberi tiga poin pertama bagi Madrid yang juga baru menjalani satu laga musim ini.
Kedua raksasa Spanyol ini memang memulai musim lebih lambat dibanding lawan lain. Laga pembuka mereka pada jornada pertama ditunda untuk memberi jeda istirahat bagi pemain yang berpartisipasi di Piala Dunia 2026. Keputusan Liga memang sengaja mengatur jadwal agar Barcelona dan Madrid baru debut pada jornada kedua, dengan laga tunda mereka dijadwalkan pertengahan pekan depan.
Sementara itu, Atlético Madrid justru tergelincir di kandang sendiri. Los Colchoneros tertinggal dua kali lawan Villarreal, sebelum Giuliano Simeone — putra pelatih Diego Simeone — mencetak gol penyelamat di menit akhir untuk memaksa hasil imbang 2-2. Keadaan semakin sulit setelah Robin Le Normand mendapat kartu merah, memaksa Atlético bermain 10 pemain dalam waktu lama. Dua poin yang hilang itu bisa jadi mahal di akhir musim.
Sevilla mengejutkan dengan memimpin klasemen sementara setelah dua kemenangan beruntun. Tim Andalusia mengalahkan Athletic Bilbao 3-1 di San Mamés, melengkapi kemenangan awal mereka. Posisi puncak ini menjadi awal yang tidak terduga bagi klub yang musim lalu berjuang di tengah klasemen. Di bawahnya, Alavés menempati posisi kedua usai mengumpulkan empat poin dari dua laga.
Klasemen awal ini menunjukkan ketidakseimbangan jumlah pertandingan. Sevilla, Alavés, Atlético, Villarreal, Getafe, Rayo Vallecano, dan Racing Santander sudah bermain dua kali. Sementara Barcelona, Real Madrid, Real Betis, Celta Vigo, Valencia, Athletic Bilbao, Real Sociedad, Elche, Deportivo La Coruña, Málaga, Levante, dan Osasuna baru sekali main. Situasi ini akan berlanjut hingga laga tunda selesai.
Cedera Gavi menjadi catatan pahit di sisi Barcelona. Gelandang muda itu harus digantikan sebelum istirahat, menambah daftar cedera yang sudah cukup panjang bagi timnas Spanyol. Flick harus mengelola rotasi dengan hati-hati mengingat padatnya jadwal musim ini yang masih terbayang beban turnamen dunia.
Rekrutan Adeyemi langsung membayar kepercayaan dengan gol debut. Pemain asal Borussia Dortmund itu dibawa untuk memperdalam sayap serangan, dan penampilan perdana menunjukkan dia siap bersaing di tingkat tertinggi. Kombinasinya dengan Raphinha dan Lamine Yamal — yang tidak mencetak gol tapi aktif menciptakan peluang — menjanjikan variasi serangan yang mematikan.
Di sisi Madrid, kemenangan dramatis atas Espanyol menutupi kekhawatiran awal soal ketajaman lini depan. Kylian Mbappé dan Vinícius Jr. belum menemukan ritme terbaik, tapi karakter tim yang tidak menyerah hingga menit akhir menjadi modal psikologis berharga. Ancelotti pasti sadar timnya butuh peningkatan signifikan sebelum menghadapi lawan berat.
Giuliano Simeone terus membuktikan dirinya bukan sekadar "anak pelatih". Gol penyelamat lawan Villarreal adalah bukti mentalitas baja yang ditanamkan ayahnya. Pada usia 22 tahun, ia sudah menjadi senjata andalan dari bangku cadangan. Perkembangannya akan menentukan kedalaman skuad Atlético di musim yang menuntut konsistensi.
Musim ini juga menandai era baru bagi La Liga dengan format kompetisi yang lebih ketat. Kedatangan tim promosi seperti Racing Santander, Deportivo La Coruña, Málaga, dan Levante menambah warna liga. Hasil imbang Valencia vs Celta Vigo 0-0 serta kemenangan tipis Getafe 1-0 atas Racing menunjukkan tidak ada pertandingan mudah lagi.
Pekan depan akan menjadi uji nyata bagi Barcelona dan Real Madrid saat menjalani laga tunda jornada pertama. Lawan mereka — masing-masing Osasuna dan Levante — sudah memiliki ritme pertandingan setelah dua jornada. Flick dan Ancelotti harus memastikan timnya tidak mengalami "World Cup hangover" meski sudah beristirahat cukup lama. Satu hal pasti: perebutan gelar musim ini akan lebih sengit dari sebelumnya.