Penyerang anyar Persib Bandung, Balsa Sekulic, tengah mempersiapkan diri untuk laga sarat gengsi melawan Persija Jakarta dalam lanjutan Super League di Stadion Gelora Bung Karno, Sabtu (12/9). Bomber asal Montenegro ini memikul ekspektasi besar menyusul catatan impresifnya sejak bergabung dengan Maung Bandung dari klub FK Mornar Bar.
Ketajaman Sekulic bukan sekadar isapan jempol. Selama masa pramusim, ia membukukan empat gol, dengan rincian tiga gol di Piala Presiden dan satu gol di ajang Dewata Challenge Series. Tren positif tersebut ia bawa hingga kompetisi resmi bergulir, di mana ia sukses mencatatkan nama di papan skor saat Persib menundukkan PSM Makassar pada pekan pembuka musim ini.
Laga kontra Persija memiliki arti personal bagi Sekulic. Ia pernah menjebol gawang Macan Kemayoran saat kedua tim bertemu di turnamen Piala Presiden 2026. Memori manis tersebut menjadi modal kepercayaan diri sang pemain untuk kembali memberikan ancaman nyata bagi lini pertahanan Persija di depan pendukung lawan.
Persaingan Persib dan Persija selalu membawa tensi tinggi yang melampaui sekadar pertandingan sepak bola biasa. Bagi para pemain asing, atmosfer rivalitas ini menjadi ujian mentalitas yang sesungguhnya. Sekulic menyadari bahwa bermain di kandang lawan dalam laga resmi akan memberikan tekanan yang jauh lebih besar dibandingkan laga pramusim.
Kendati demikian, pemain dengan lima caps di timnas Montenegro ini menolak untuk gentar. Ia menegaskan bahwa fokus utamanya tetap pada kolektivitas tim guna memastikan Persib mampu mencuri poin maksimal di Jakarta. Baginya, mencetak gol adalah bonus, namun kemenangan tim tetap menjadi prioritas utama.
Kehadiran Sekulic di skuad Pangeran Biru memberikan dimensi baru dalam skema serangan Persib. Kemampuannya beradaptasi dengan cepat di sepak bola Indonesia menunjukkan profesionalisme tinggi yang jarang dimiliki pemain impor baru. Hal ini menjadi angin segar bagi Persib yang tengah berupaya mengamankan gelar juara liga musim ini.
Dari kacamata industri sepak bola nasional, performa pemain asing yang langsung 'nyetel' seperti Sekulic sangat krusial bagi nilai komersial liga. Ketika pemain baru mampu memberikan kontribusi instan, antusiasme suporter meningkat, yang pada akhirnya berdampak positif pada ekosistem industri olahraga secara luas.
Analisis teknis menunjukkan bahwa Sekulic memiliki keunggulan dalam penempatan posisi. Ia bukan tipe penyerang yang hanya menunggu bola, melainkan aktif mencari celah di antara bek lawan. Gaya bermain seperti inilah yang seringkali merepotkan tim-tim besar yang cenderung bermain dengan garis pertahanan tinggi.
"Saya tentu berharap bisa mencetak gol lagi, tetapi kemenangan tim adalah segalanya. Tidak masalah siapa yang akhirnya mencatatkan nama di papan skor," ujar Sekulic dalam sesi wawancara di situs resmi klub, mencerminkan sikap pragmatis yang dibutuhkan pelatih untuk menjaga harmoni tim.
Optimisme Sekulic juga didasari pada kekompakan tim yang terus meningkat sejak pekan pertama. Ia merasa sudah memiliki pemahaman yang baik dengan rekan-rekannya di lini tengah, yang menjadi kunci utama suplai bola ke jantung pertahanan lawan.
Laga hari Sabtu nanti akan menjadi pembuktian sejauh mana efektivitas lini depan Persib di bawah tekanan pendukung tuan rumah. Jika Sekulic mampu kembali mencatatkan namanya di papan skor, ia akan semakin mengukuhkan statusnya sebagai salah satu penyerang paling berbahaya di Super League musim ini.
Ke depan, konsistensi menjadi tantangan terbesar bagi Sekulic. Jika ia mampu menjaga ritme permainan dan terhindar dari cedera, Persib diprediksi akan menjadi kandidat kuat juara. Pertandingan melawan Persija adalah panggung pembuktian bagi sang bomber untuk menunjukkan apakah ia mampu menjadi pembeda di laga-laga besar yang menentukan posisi di klasemen akhir.