Bali United secara resmi mengumumkan perekrutan pemain asing baru asal Belanda, Jort van der Sande, untuk memperkuat komposisi skuad dalam menghadapi kompetisi Super League musim 2026/2027. Keputusan strategis ini diambil manajemen klub guna memenuhi kebutuhan taktis yang telah disesuaikan dengan permintaan tim pelatih demi meningkatkan performa Serdadu Tridatu di musim mendatang.
Chief Executive Officer (CEO) Bali United, Yabes Tanuri, menyatakan bahwa kehadiran penyerang berusia 30 tahun ini diharapkan mampu memberikan dampak instan bagi lini depan tim. Menurut Yabes, rekam jejak dan statistik Jort selama berkarier di Eropa menjadi pertimbangan utama klub dalam merekrut pemain yang memiliki tinggi badan 183 centimeter tersebut.
Jort van der Sande merupakan pemain asing pertama yang didatangkan Bali United pasca-berakhirnya musim kompetisi 2025/2026. Manajemen menaruh harapan besar agar pemain yang lahir di Den Bosch ini mampu beradaptasi dengan cepat terhadap iklim sepak bola Indonesia yang memiliki karakteristik fisik dan intensitas yang berbeda dibandingkan liga Eropa.
Dalam catatan karier profesionalnya, Jort merupakan pemain yang memiliki pengalaman luas di berbagai kompetisi Eropa. Sepanjang musim lalu, ia tampil impresif bersama SC Cambuur dengan mencatatkan sembilan gol serta dua assist. Kontribusi tersebut terbukti krusial dalam membantu klub kasta kedua Belanda itu mengamankan tiket promosi ke Eredivisie untuk musim kompetisi berikutnya.
Perjalanan karier Jort dimulai dari akademi FC Den Bosch sebelum akhirnya melanglang buana ke berbagai klub seperti FC Eindhoven, NAC Breda, dan ADO Den Haag. Menariknya, ia pernah satu tim dengan kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, saat masih membela FC Eindhoven. Pengalaman bermain di luar negeri, termasuk sempat menjajal Liga Skotlandia bersama Dundee United, diyakini akan memperkaya kualitas permainan Bali United.
Sebagai pemain internasional yang memilih membela Timnas Bonaire, Jort diharapkan membawa mentalitas profesionalisme tinggi ke dalam skuad Bali United. Kedatangannya menjadi sinyal kuat bahwa klub asal Pulau Dewata ini serius dalam melakukan pembenahan tim untuk kembali bersaing di papan atas kompetisi sepak bola kasta tertinggi di tanah air.