Bali United akan membuka kampanye Super League 2026/27 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, pada Jumat (4 September 2026), menjamu PSS Sleman dalam laga pembuka yang diikuti dengan seremonial pembukaan kompetisi. Pelatih Johnny Jansen menegaskan komitmen tim untuk meraih kemenangan di hadapan suporter setempat.
Pelatuh Timnas Indonesia ini menilai setiap laga pembuka kompetisi selalu menyajikan pertandingan yang dinamis dan menegangkan. "Setiap tim biasanya datang dengan motivasi tinggi dan persiapan optimal. Saya yakin laga ini akan seru," kata Jansen dalam sesi konferensi pers. Bali United sebagai tuan rumah diharapkan bisa memanfaatkan dukungan penuh dari para suporter lokal untuk meraih tiga poin pembuka.
Laga ini sekaligus menjadi ajang uji nyawa bagi strategi baru yang dikembangkan selama pra-musim. Jansen menegaskan bahwa skuad Serdadu Tridatu telah melalui serangkaian latihan intensif guna menyiapkan taktik dan kebugaran fisik maksimal. "Kami sudah memetakan skema main kami secara rinci. Fokus kami adalah konsistensi dan kolektifitas," ujarnya.
PSS Sleman yang promosi sebagai tim baru tidak akan menjadi lawan yang mudah diabaikan. Tim asal Jogja ini baru saja merespons kembali ke Liga 1 setelah beberapa musim di luar panggung utama. Mereka diproyeksikan akan membawa semangat juang tinggi sebagai underdog yang tidak punya tekanan.
Pertemuan kedua tim ini sebenarnya bukan pertama kalinya terjadi di laga pembuka kompetisi. Pada Liga 1 2023/24, kedua tim juga bertemu di pekan pertama di Stadion Mandala, Yogyakarta, dengan skor akhir 0–1 untuk keunggulan PSS. Namun, Jansen tidak ingin mengaitkan hasil itu dengan motivasi saat ini. "Situasinya sudah berbeda sekarang. Kami ingin kami dan suporter merasakan kebahagiaan di laga pembuka," tegasnya.
Dari sisi persiapan, Bali United telah melakukan beberapa pertandingan persahabatan untuk menguji kesiapsiapan tim. Di antaranya melawan tim kuat seperti Persib Bandung dan Arema FC, yang memberi gambaran bahwa tim sudah dalam kondisi fisik optimal. Sementara PSS juga tidak ketinggalan melakukan persiapan dengan melawan beberapa tim lokal dan nasional.
Dukungan dari suporter lokal di Gianyar diharapkan menjadi faktor penting dalam kinerja Bali United. Stadion Kapten I Wayan Dipta yang selalu dipenuhi dengan semangat Setia Azzura diharapkan bisa menjadi kekuatan tambah bagi tim. Jansen menyampaikan apresiasi tinggi atas dukungan yang diberikan. "Kami ingin membalasnya dengan hasil positif di lapangan," tambahnya.
Analisis taktik menunjukkan bahwa Bali United lebih cenderung memakai formasi 4-3-3 yang menekankan pada pressing tinggi dan serangan cepat. Sementara PSS mungkin akan memanfaatkan kekuatan fisik dan counter-attack. Pertarungan di lini tengah akan menjadi kunci utama, terutama dengan kehadiran pemain kunci seperti Evan Dimas atau pembeda lainnya.
Kemenangan di laga pembuka nggak hanya penting dari segi psikologis, tetapi juga berdampak pada kepercayaan diri tim sepanjang kompetisi. Bali United yang pernah menjadi runner-up Liga 1 2023/24 ingin bangun kembali dari awal musim ini. Mereka ingin kembali tampil konsisten dan bersaing di zona play-off.
Sementara dari sisi lain, PSS Sleman yang baru promosi ingin membuktikan kemampuan di kancah tertinggi. Mereka ingin menunjukkan bahwa kedatangan mereka tidak sekadar sebagai tim promosi, tetapi bisa menyaingi para raksasa Liga 1. Ini bisa menjadi momen penting untuk membangun identitas baru.
Jansen menegaskan bahwa timnya tidak akan memandang remeh sekecil apa pun dari lawan. "Kami tahu bahwa setiap laga di Liga 1 itu sulit. Kami harus waspada dan siap menghadapi tantangan yang muncul," katanya. Bali United juga akan memastikan skor akhir yang positif agar bisa memberi kebanggaan kepada seluruh lapisan suporter.
Proyeksi ke depan, kedua tim akan terus mengoptimalkan potensi masing-masing. Bali United fokus pada kestabilan skuad dan penguatan lini serangan. Sementara PSS ingin memanfaatkan kecepatan dan semangat juangnya untuk mencuri poin di kandang lawan. Ini menjanjikan kompetisi yang ketat sepanjang musim.
Dengan dukungan penuh dari suporter, harapan besar terletak pada kemampuan Bali United untuk memulai kompetisi dengan langkah kuat. Jansen menutup konferensi pers dengan pesan optimis: "Kami bertekad memberikan yang terbaik untuk suporter kami. Semoga kami bisa membawa pulang tiga poin di laga pembuka nanti."