ARLINGTON, Texas – Tim nasional Argentina sukses menutup fase grup Piala Dunia dengan hasil sempurna setelah menundukkan Yordania dengan skor 3-1 di Arlington, Texas, pada Sabtu (27/6). Kemenangan ini memastikan langkah sang juara bertahan menuju babak 32 besar dengan catatan impresif, yakni menyapu bersih seluruh pertandingan di Grup J dengan poin maksimal.
Lionel Messi, yang memulai pertandingan dari bangku cadangan, memberikan kontribusi instan saat ia masuk ke lapangan setelah satu jam permainan. Sang kapten berusia 39 tahun tersebut mencetak gol ketiga bagi Argentina melalui eksekusi tendangan bebas yang indah, sekaligus mengukuhkan posisinya sebagai pencetak gol terbanyak dalam turnamen yang berlangsung di Amerika Utara ini.
Pelatih Argentina, Lionel Scaloni, melakukan rotasi besar-besaran dengan melakukan sembilan perubahan dalam susunan pemain dibandingkan laga sebelumnya melawan Austria. Meskipun tampil dengan skuad yang banyak berubah, Argentina tetap mampu mendominasi jalannya pertandingan sejak menit awal. Gol pertama dicetak melalui tendangan bebas Giovani Lo Celso pada menit ke-19, diikuti oleh penalti Lautaro Martinez menyusul tinjauan VAR.
Yordania sempat memperkecil ketertinggalan melalui Mousa Al-Tamari sepuluh menit setelah babak kedua dimulai. Namun, gol tersebut tidak mampu membendung dominasi Argentina yang sudah memastikan diri lolos ke fase gugur. Bagi Yordania, kekalahan ini menjadi penutup perjalanan mereka di Piala Dunia tahun ini setelah sebelumnya juga menelan kekalahan dari Aljazair dan Austria.
Kini, perhatian Argentina beralih ke babak 32 besar di mana mereka akan menghadapi tim debutan, Tanjung Verde, di Miami. Pertandingan ini diprediksi akan menjadi tantangan baru bagi skuad asuhan Scaloni. Pemain tengah Argentina, Giovani Lo Celso, menegaskan bahwa timnya kini harus melupakan euforia fase grup dan fokus sepenuhnya pada persiapan menghadapi lawan yang tangguh di babak selanjutnya.
Argentina saat ini berambisi mencetak sejarah untuk menjadi tim pertama sejak Brasil pada tahun 1962 yang berhasil mempertahankan gelar juara Piala Dunia secara berturut-turut. Dengan performa konsisten Messi dan kedalaman skuad yang dimiliki, La Albiceleste tetap menjadi tim yang paling difavoritkan untuk mengangkat trofi bergengsi tersebut sekali lagi di tanah Amerika.