Kepala pelatih All Blacks Dave Rennie mengungkapkan ketidakpastian mengenai ketersediaan Damian McKenzie untuk laga perdana seri Rugby's Greatest Rivalry yang digelar di Ellis Park, Johannesburg, pada 22 Agustus mendatang. Punggawa belakang andalan itu terpaksa absen saat tim menumbangkan Bulls 50-19 di Pretoria, Sabtu (16/8), akibat masalah pergelangan kaki yang belum sepenuhnya sembuh.
Kabar lebih baik datang dari sektor sayap dan gelandang setengah. Will Jordan yang menghadapi keluhan punggung serta Cam Roigard yang tersidang cedera betis keduanya sudah mengikuti sebagian latihan tim. "Keduanya sudah mengecek kotak-kotak penting," ujar Rennie usai laga lawan Bulls. "Kami ingin mereka menjalani seminggu penuh latihan, tapi kami cukup percaya diri mereka akan siap untuk minggu depan."
Berbeda dengan McKenzie. "Kami kurang percaya diri soal Damian, tapi dia tetap punya peluang bagus untuk bermain," tambah pelatih kelahiran New Plymouth itu. "Harapannya dia bisa latihan dengan baik pada Selasa." Keputusan final soal keikutsertaan nomor 15 ini diharapkan jatuh setelah sesi latihan kritis di awal pekan depan.
Selain trio utama itu, daftar cedera sempat membengkak usai kemenangan atas Bulls. Prop Xavier Numia mengeluhkan kestengan Achilles yang kaku, sedangkan gelandang setengah cadangan Cortez Ratima mendapat pukulan di lutut. Kedua nama ini kini masuk daftar pantauan medis tim sebelum menghadapi tantangan jauh lebih berat.
Seri empat uji coba ini menandai pertemuan kompetitif pertama kedua tim sejak final Piala Dunia Rugby 2023 di Paris, di mana Springboks menjuarai gelar keempat mereka usai mengalahkan All Blacks 12-11. Sejak itu, kedua negara rugby ini tidak pernah bertemu di ajang resmi, membuat seri ini menjadi momen paling dinantikan kalender internasional 2024.
Perjalanan All Blacks di Afrika Selatan sejauh ini berlangsung mulus dengan tiga kemenangan beruntun — dua kali mengalahkan Western Force dan sekali menundukkan Bulls. Namun Rennie sendiri menyadari kualitas lawan di tur ini jauh di bawah standar uji coba. "Itu bukan tim uji coba kami," tegas mantan pelatih Chiefs itu. "Intensitas dan kualitas lawan minggu depan akan tiga hingga lima kali lipat."
Kemenangan meyakinkan atas Bulls justru menciptakan dilema seleksi yang menyenangkan bagi staf pelatih. Pete Lakai tampil cemerlang sebelum digantikan, sedangkan Anton Segner digambarkan Rennie sebagai "masif" di kontak fisik. Keduanya kini mendesak pemain senior di posisi flanker dan nomor 8.
"Ada banyak penampilan bagus yang akan memasukkan tekanan pada kami dari sudut pemilihan pemain," akui Rennie. "Pasti akan ada sejumlah perubahan signifikan dari tim yang main lawan Bulls." Kompetisi internal ini diharapkan bisa mengangkat tingkat kedalaman tim sebelum menghadapi paket depan Springboks yang notorik kejam.
Bagi Springboks, seri ini menjadi uji coba pertama di era pasca-Rassie Erasmus yang kini menjabat direktur rugby SA Rugby. Pelatih baru Jacques Nienaber harus membuktikan sistem "Bomb Squad" dan gaya bermain fisik khas Afrika Selatan tetap berfungsi tanpa arsitek utamanya di bangku cadangan. Kedua tim sama-sama membawa narasi redenpsi: All Blacks ingin membalas kekalahan final Piala Dunia, Springboks ingin menegaskan dominasi era baru.
Sejarah pertemuan di Ellis Park selalu memihak tuan rumah. Springboks tak pernah kalah dari All Blacks di venue ini sejak 2009 — catatan 7-0 yang menambah beban psikologis bagi tamu. McKenzie sendiri pernah merasakan atmosfer menakutkan Johannesburg saat All Blacks tumbang 26-10 pada 2022. Pengalaman itu, jika dia fit, bisa jadi aset berharga.
Jika McKenzie akhirnya tidak lolos, Beauden Barrett menjadi kandidat alami mengisi posisi fullback, dengan Stephen Perofeta atau Ruben Love sebagai opsi cadangan. Pilihan ini akan mengubah dinamika serangan All Blacks: Barrett lebih suka bermain datar dan mengatur tempo, sedangkan McKenzie unggul dalam konter-serangan dan kemampuan menembak jarak jauh — senjata yang mungkin dibutuhkan untuk membobol pertahanan berlapis Springboks.
Minggu ini akan menentukan arah seri. Latihan Selasa dan Rabu menjadi titik tolak ukur kesehatan McKenzie, sementara Nienaber di sisi lain harus memutuskan komposisi paket depan dan lini belakang yang optimal. Apa pun hasilnya, seri empat laga ini — Johannesburg, Cape Town, Wellington, Auckland — akan menentukan siapa yang berhak mengklaim gelar tim terbaik dunia hingga Piala Dunia 2027.