KUDUS — Akademi Persib Bandung kategori putri resmi mengamankan tiket ke babak final Hydroplus Soccer League (HSL) All-Stars 2026 usia 18 tahun (U18) setelah mengalahkan Putri JP Jakarta dengan skor tipis 2-1 pada laga semifinal yang berlangsung di Supersoccer Arena Kudus, Jawa Tengah, Sabtu (11/7/2026). Kemenangan ini meneguhkan posisi Maung Bandung sebagai salah satu tim paling konsisten dalam turnamen pengembangan bakat sepak bola putri nasional ini.
Sang striker andalan, Aulia Arifah, menumbangkan keputusasaan lawan dengan mencetak dua gol vital — masing-masing pada injury time babak pertama dan menjelang peluit panjang babak kedua. Gol pertama lahir dari ketajaman membaca situasi di kotak penalti, sementara gol penentu kemenangan muncul dari kontestasi udara yang berhasil dikonversi dengan sangkar. Performa ganda ini mengukuhkan statusnya sebagai top scorer tim sekaligus tokoh penentu nasib laga.
Pelatih Kepala Akademi Persib Bandung, Dian Nadia Mutiara, menilai kemenangan ini bukan sekadar berkat brilian individu, melainkan eksekusi disiplin taktis seluruh pasukan. "Anak-anak bisa menjalankan instruksi dengan baik, bermain sabar dan tidak mengikuti ritme lawan yang bermain terburu-buru. Cuaca yang panas membuat kami harus menghemat tenaga agar peluang sekecil apa pun bisa dimanfaatkan," ujarnya usai laga. Dian mengungkapkan bahwa persiapan fisik selama fase grup di siang hari terbukti efektif melatih manajemen stamina pemain di laga knockout bertekanan tinggi.
Secara taktis, Persib menerapkan skema transisi cepat dari pertahanan ke serangan dengan variasi umpan pendek di zona tengah dan bola panjang ke sayap. Pola ini berhasil membelah lini pertahanan Putri JP Jakarta yang cenderung naik terlalu agresif, menciptakan ruang di belakang punggung bek lawan. Kapten tim, Nasywa Salsabila Fatah, mengakui kendali tempo permainan menjadi kunci. "Alhamdulillah kami bisa mengontrol tempo permainan. Sekarang kami akan memaksimalkan waktu pemulihan karena target kami tentu menjadi juara," tegasnya.
Di sisi lawan, Pelatih Kepala Putri JP Jakarta, Herry Susilo, menghargai semangat juang anak asuhnya yang tidak pernah menyerah meski sempat tertinggal. "Anak-anak tidak pernah menyerah meski sempat tertinggal. Yang menjadi pembeda adalah mental Persib lebih siap. Semua ini menjadi tanggung jawab saya sebagai pelatih," ucap Herry dengan nada evaluatif. Striker andalan lawan, Kikka Putri Ramadhani, pun menegaskan kekecewaan dibarengi rasa bangga atas proses pembelajaran yang diperoleh.
Kemenangan ini juga memproyeksikan perkembangan ekosistem sepak bola putri di Indonesia, di mana klub-kelab besar seperti Persib, Arema, dan Persija mulai menginvestasikan sumber daya serius untuk akademi putri. Hydroplus Soccer League sendiri hadir sebagai platform kompetisi bertingkat yang mengisi kekosongan jadwal kompetisi resmi PSSI untuk kategori usia muda putri, mengingat Liga 1 Putri baru berjalan untuk kategori senior.
Final turnamen dijadwalkan berlangsung Minggu (12/7/2026) siang, mempertemukan Akademi Persib Bandung dengan pemenang semifinal lain antara Arema FC Women dan Putri Garut. Laga potensial Persib vs Arema akan menampilkan derbi akademi dua raksasa Liga 1 yang kini berekstensi ke divisi putri, menambah naratif rivalitas sejarah ke panggung pembentukan bakat masa depan.
Bagi Persib, fokus utama kini beralih ke manajemen kondisi fisik. Dian mengakui ada beberapa pemain yang mengalami keluhan cedera ringan pasca-laga semifinal. Tim medis akan melakukan penilaian intensif 24 jam sebelum final untuk memastikan kesiapan starting eleven terbaik. Dengan momentum psikologis gol dramatis Aulia Arifah dan keunggulan kedalaman skuad, Maung Bandung hadir sebagai favorit, namun tetap harus berhati-hati terhadap lawan manapun yang lolos dari sisi bracket lain.