Marc Marquez kembali menegaskan dominasinya di Sirkuit Sachsenring setelah berhasil merebut pole position pada sesi kualifikasi MotoGP Jerman 2026, Sabtu (11/7) sore WIB. Pembalap Ducati Lenovo Team itu mencatatkan waktu terbaik 1 menit 19,041 detik di sesi Kualifikasi 2 (Q2), mengungguli saudaranya Alex Marquez yang berada di posisi kedua dengan selisih tipis 0,061 detik. Hasil ini mengantarkan sang juara dunia enam kali start dari grid terdepan baik untuk Sprint Race maupun Main Race yang digelar Minggu (12/7).
Perjalanan menuju pole position tidaklah mulus bagi Marc Marquez. Di awal sesi Q2, Fabio Di Giannantonio (Pertamina Enduro VR46 Racing Team) sempat memimpin dengan catatan waktu yang bertahan cukup lama. Namun dinamika berubah ketika Marco Bezzecchi (Aprilia Racing) mengalami kecelakaan di tikungan ketujuh, memicu bendera kuning lokal. Raul Fernandez (Trackhouse Racing) kemudian mengambil alih puncak klasemen dengan tempo 1 menit 19,262 detik, diikuti Alex Marquez yang menggeser Di Giannantonio ke posisi ketiga.
Pada sepuluh menit terakhir, intensitas persaingan memuncak. Marc Marquez pertama kali menembakkan waktu tercepat dengan mengalahkan catatan Raul Fernandez sebesar 0,089 detik. Di Giannantonio sempat balas dengan mengungguli Fernandez, namun pada tiga menit tersisa, Marc Marquez menyerbu kembali dengan torehan 1'19.041 yang tak terjangkau. Alex Marquez pun menyusul di belakangnya, mengunci podium virtual kualifikasi untuk saudara Marquez.
Kemenangan ini menandakan pole position ke-93 dalam karir Marc Marquez di kelas premier, serta pole ketujuhnya di Sachsenring — sirkuit yang memang menjadi 'halaman belakang' sang pembalap Spanyol. Keunggulan Marc di trek bergelombang ini tidak hanya soal kecepatan murni, tapi juga pemahaman mendalam tentang karakteristik aspal, elevasi, dan alur angin yang unik di Sachsenring. Ducati Desmosedici GP25 yang ditungganginya juga menunjukkan paket aerodinamika dan mesin yang sangat kompetitif di trek pendek ini.
Sementara itu, Francesco Bagnaia (Ducati Lenovo Team) harus puas berjuang di Kualifikasi 1 (Q1) setelah gagal langsung lolos ke Q2. Pecco berhasil menopang sesi Q1 di depan Fabio Quartararo (Monster Energy Yamaha MotoGP), namun di Q2 ia hanya mampu finis di posisi kesembilan dengan keterlambatan 0,687 detik dari Marc. Ini menjadi kekhawatiran bagi tim Ducati resmi mengingat Bagnaia adalah pemegang gelar dunia bertahan yang sedang mengejar poin di klasemen musim.
Fabio Quartararo kembali menunjukkan peningkatan performa Yamaha M1 dengan finis keenam di Q2, terdepan dari Franco Morbidelli (Pertamina Enduro VR46) dan Jorge Martin (Aprilia Racing). Ai Ogura (Trackhouse Racing) mengejutkan dengan posisi kelima sebagai rookie terbaik, sementara Pedro Acosta (Red Bull KTM Factory Racing) menutup besar Q2 di posisi kesepuluh. Keterlambatan Acosta hampir 0,7 detik dari pole menunjukkan KTM masih mencari *setup* optimal di Sachsenring.
Hasil kualifikasi ini menciptakan narasi menarik untuk balapan Minggu: duel saudara Marquez di barisan depan, tekanan pada Bagnaia untuk *recovery* dari barisan ketiga, serta pertarungan *midfield* yang ketat melibatkan Yamaha, Aprilia, dan KTM. Sprint Race akan menjadi indikator awal siapa yang punya *race pace* terbaik, mengingat Sachsenring dikenal sulit untuk *overtaking* — membuat posisi start sangat krusial.
Bagi penggemar Indonesia, balapan ini bisa disaksikan langsung via Trans7 pada Minggu (12/7) pukul 19.00 WIB untuk MotoGP, didahului Moto3 pukul 16.00 WIB. Performa Marc Marquez yang konsisten di trek favoritnya menambah ekspektasi apakah ia bisa mengubah momentum musim setelah awal tahun yang cukup *up and down*. Sementara Alex Marquez berpeluang emas meraih podium pertamanya musim ini jika bisa mempertahankan *race pace* di dekat kakaknya.