Sepakbola

Pesta Gol di Amsterdam, Ajax Melaju ke Fase Utama UEFA Conference League

Ringkasan

  • Ajax Amsterdam mengamankan tiket ke putaran final UEFA Conference League setelah menundukkan FC Sion 5-3 di Johan Cruyff Arena, dengan agregat akhir 9-5.

Ajax Amsterdam memastikan langkah mereka ke putaran final UEFA Conference League setelah mengandaskan perlawanan sengit FC Sion pada leg kedua babak play-off. Bermain di hadapan pendukung sendiri di Johan Cruyff Arena, Jumat (28/8/2026) dini hari WIB, skuad asuhan Michel Sanchez menang dramatis dengan skor 5-3, sekaligus mengunci tiket ke fase liga dengan keunggulan agregat telak 9-5.

Pertandingan berjalan dengan tempo tinggi sejak menit awal. Ajax bahkan tidak membuang waktu untuk memecah kebuntuan melalui aksi Youri Baas yang memanfaatkan bola liar hasil sepak pojok saat laga belum genap satu menit berjalan. Keunggulan cepat ini sempat memicu kepercayaan diri tuan rumah, namun Sion menunjukkan mentalitas baja dengan membalikkan keadaan melalui dwigol Winsley Boteli pada menit ke-18 dan 36.

Kekacauan di lini belakang Ajax, termasuk kesalahan antisipasi yang dilakukan kiper kawakan Marc-Andre ter Stegen, membuat tim tamu sempat unggul 2-1. Situasi ini memaksa Ajax untuk bermain lebih agresif. Respon instan ditunjukkan oleh Davy Klaassen yang menyamakan skor pada menit ke-39, disusul gol krusial Tolu Arokodare sesaat sebelum turun minum yang mengubah papan skor menjadi 3-2.

Memasuki babak kedua, dominasi Ajax semakin tak terbendung. Arokodare kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-51, disusul oleh gol Oliver Edvardsen tiga menit berselang. Meskipun Sion sempat memperkecil ketertinggalan melalui hat-trick Winsley Boteli, Ajax berhasil mempertahankan keunggulan 5-3 hingga peluit panjang dibunyikan.

Keberhasilan ini menjadi bukti kedalaman skuad Ajax di bawah arahan Michel Sanchez. Meski Maarten Paes tidak diturunkan dalam pertandingan ini, keterlibatannya dalam perjalanan tim di kompetisi Eropa tetap menjadi sorotan bagi publik sepak bola Indonesia. Rotasi pemain yang dilakukan Sanchez, termasuk menempatkan Ter Stegen sebagai starter, menunjukkan strategi fleksibel dalam mengarungi jadwal padat kompetisi Eropa.

Bagi penggemar sepak bola di Indonesia, kehadiran nama Maarten Paes di skuad sebesar Ajax memberikan kebanggaan tersendiri. Meski persaingan di posisi penjaga gawang sangat ketat, pengalaman berlatih dan berada dalam sistem klub elite Eropa adalah modal berharga. Hal ini menjadi cermin bagi pemain lokal Indonesia bahwa standar profesionalisme di level tertinggi menuntut konsistensi fisik dan mental yang luar biasa.

Kemenangan dengan agregat 9-5 ini menegaskan status Ajax sebagai salah satu kontestan yang patut diperhitungkan di UEFA Conference League musim ini. Secara taktis, kemampuan mereka mencetak banyak gol setelah sempat tertinggal menunjukkan ketenangan dan determinasi tinggi. Ini adalah sinyal bahaya bagi tim-tim lain yang akan menjadi lawan mereka di fase grup mendatang.

Di sisi lain, FC Sion harus mengakui keunggulan kualitas individu pemain Ajax. Meskipun mampu memberikan perlawanan dan mencetak tiga gol, kerapuhan lini pertahanan mereka menjadi catatan merah. Kekalahan ini sekaligus menutup perjalanan Sion di kompetisi kasta ketiga Eropa tersebut, sementara Ajax melaju dengan momentum positif.

Michel Sanchez tampak puas dengan daya serang timnya yang sangat eksplosif. Keberhasilan membalikkan keadaan saat tertinggal menjadi modal psikologis penting. Ajax kini memiliki waktu untuk melakukan evaluasi di sektor pertahanan yang sempat terlihat rentan terhadap serangan balik cepat tim tamu.

Menatap fase utama, tantangan yang dihadapi Ajax akan jauh lebih berat. Mereka akan berhadapan dengan lawan-lawan yang lebih terorganisir dari berbagai liga top Eropa. Fokus utama manajemen Ajax sekarang adalah menjaga konsistensi performa di liga domestik sembari mempersiapkan strategi untuk babak liga UEFA Conference League.

Tren positif ini diharapkan dapat terus berlanjut bagi para pemain, termasuk Maarten Paes yang terus berjuang mendapatkan menit bermain reguler. Keberhasilan Ajax lolos ke kompetisi ini bukan sekadar tentang angka, melainkan tentang membangun fondasi tim yang kompetitif untuk meraih trofi di akhir musim nanti.

Secara keseluruhan, laga di Johan Cruyff Arena menjadi tontonan menarik bagi penggemar sepak bola yang memadukan intensitas serangan dan drama di dalam lapangan. Dengan lolosnya Ajax, dinamika persaingan di UEFA Conference League dipastikan akan semakin memanas seiring dengan dimulainya fase liga yang lebih menantang.

Mengapa Ini Penting

Lolosnya Ajax ke fase utama UEFA Conference League memiliki dampak signifikan bagi peta persaingan klub Eropa kelas menengah dan atas. Bagi publik Indonesia, keterlibatan Maarten Paes di klub raksasa Belanda ini menjadi tolok ukur standar profesionalisme pemain keturunan di liga Eropa. Keberhasilan ini juga memberikan harapan bagi pengembangan talenta lokal melalui eksposur sistem pelatihan klub elit, sekaligus meningkatkan popularitas kompetisi UEFA Conference League di tanah air.

Sumber Asli
Detik Sepak Bola
Tanggal
27 Agustus 2026
Waktu Baca
4 menit