Adhyaksa FC resmi mengumumkan perpanjangan kontrak penjaga gawang andalan mereka, Jefri Wibowo, sebagai langkah strategis dalam menyambut kompetisi BRI Super League musim 2026/2027. Keputusan manajemen untuk mempertahankan kiper berusia 27 tahun ini menegaskan komitmen klub dalam menjaga stabilitas lini pertahanan setelah keberhasilan mereka menembus kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Dalam pernyataan resmi yang dirilis melalui platform media sosial klub pada Jumat lalu, pihak manajemen mengungkapkan rasa optimisme yang tinggi. Jefri Wibowo dinilai sebagai sosok kunci yang memiliki kontribusi besar dalam transformasi performa tim sejak bergabung pada musim 2024/2025. Kehadirannya diharapkan mampu memberikan rasa aman bagi barisan pertahanan Adhyaksa FC saat menghadapi klub-klub elite tanah air yang memiliki daya serang agresif.
Kiprah Jefri bersama Adhyaksa FC bukanlah perjalanan singkat. Sejak didatangkan, ia telah menjadi tulang punggung tim dalam dua musim terakhir. Pada musim perdananya, ia mencatatkan 17 penampilan kompetitif dan membantu tim finis di posisi keempat Grup 2 Liga 2. Pengalaman ini menjadi fondasi penting bagi perkembangan karier pemain kelahiran Maros tersebut di kancah sepak bola profesional.
Musim 2025/2026 menjadi pembuktian kualitas sesungguhnya bagi Jefri. Ia menjadi figur sentral di balik keberhasilan Adhyaksa FC melaju ke babak play-off. Puncaknya, ia berperan vital saat timnya menaklukkan Persipura Jayapura, sebuah kemenangan krusial yang memastikan satu tiket promosi ke BRI Super League, kasta tertinggi kompetisi domestik Indonesia.
Statistik mencatat performa impresif Jefri selama satu musim terakhir di Pegadaian Championship. Dengan 17 laga yang dimainkan dan durasi bermain mencapai 1.464 menit, ia berhasil menorehkan empat clean sheets. Catatan ini menunjukkan kematangan posisi serta kemampuan refleks yang mumpuni, elemen vital yang sangat dibutuhkan tim promosi saat berhadapan dengan tim-tim mapan.
Secara akumulatif selama dua musim membela panji Adhyaksa FC, pemain setinggi 178 cm ini telah tampil dalam 34 pertandingan dengan total menit bermain mencapai 2.994 menit. Durasi bermain yang tinggi ini mencerminkan konsistensi dan kebugaran fisik yang terjaga, menjadikannya salah satu kiper paling stabil di kompetisi kasta kedua sebelum akhirnya naik kelas.
Langkah perpanjangan kontrak ini juga mencerminkan strategi manajemen Adhyaksa FC untuk meminimalisir perombakan skuad yang terlalu masif. Mempertahankan pemain inti yang telah memahami filosofi permainan pelatih sangat krusial agar tim tidak perlu memulai dari nol dalam membangun chemistry lini belakang di musim pertama mereka di BRI Super League.
Bagi Jefri sendiri, musim 2026/2027 akan menjadi tantangan terbesar dalam karier profesionalnya. Bermain di level tertinggi akan menuntut fokus dan konsentrasi yang lebih intens. Dukungan dari manajemen dan suporter menjadi modal penting baginya untuk terus berkembang sekaligus membuktikan bahwa Adhyaksa FC layak bersaing di papan atas sepak bola nasional.