Zlatko Dalic, sosok sentral di balik kebangkitan sepak bola Kroasia dalam satu dekade terakhir, resmi mengundurkan diri dari jabatannya sebagai pelatih kepala tim nasional. Pengumuman mengejutkan ini disampaikan langsung oleh Federasi Sepak Bola Kroasia (HNS) pada Rabu, 8 Juli, menandai berakhirnya era kepemimpinan yang telah berlangsung selama sembilan tahun. Keputusan ini diambil hanya berselang kurang dari sepekan setelah langkah Kroasia terhenti di babak 32 besar Piala Dunia 2026 akibat kekalahan tipis 2-1 dari Portugal.
Selama masa jabatannya yang panjang, Dalic telah mengubah wajah sepak bola Kroasia menjadi kekuatan yang disegani di pentas internasional. Ia berhasil membawa tim berjuluk Vatreni ini mencapai pencapaian bersejarah, termasuk menjadi runner-up pada Piala Dunia 2018 di Rusia dan menempati posisi ketiga pada edisi 2022 di Qatar. Keberhasilan tersebut menjadikannya salah satu pelatih paling sukses dalam sejarah sepak bola negara Balkan tersebut.
Dalam pernyataan resminya, federasi mengungkapkan apresiasi mendalam atas dedikasi yang diberikan oleh pria berusia tersebut. "Setelah hampir sembilan tahun, pelatih kepala Zlatko Dalic telah memutuskan untuk menutup bab yang sangat sukses bersama Kroasia," tulis federasi dalam rilis resminya. Pihak federasi juga menyampaikan terima kasih atas segala prestasi, medali, serta rasa persatuan yang berhasil dibangun oleh Dalic selama masa kepemimpinannya.
Lebih lanjut, federasi menyoroti kontribusi Dalic yang melampaui sekadar hasil di atas lapangan hijau. "Terima kasih atas segalanya – kemenangan, prestasi, tiket kualifikasi, medali, persatuan, rasa hormat, dan komitmen teguh Anda untuk berjuang demi Kroasia, baik di dalam maupun di luar lapangan," tambah pernyataan tersebut. Dedikasi tersebut membuat Dalic tidak hanya sekadar pelatih, tetapi juga simbol perjuangan bagi sepak bola Kroasia.
Kepergian Dalic tentu meninggalkan celah besar bagi timnas Kroasia yang kini harus bersiap menghadapi transisi kepemimpinan. Meski tersingkir tanpa medali pada Piala Dunia 2026, warisan yang ditinggalkan oleh Dalic dipastikan akan tetap dikenang oleh para pendukung dan pemain. Saat ini, federasi belum mengumumkan siapa yang akan menjadi suksesor untuk melanjutkan estafet kepemimpinan di timnas Kroasia di masa depan.