Roberto Martinez secara resmi mengumumkan pengunduran dirinya sebagai pelatih kepala tim nasional Portugal. Keputusan ini diambil tak lama setelah Selecao das Quinas tersingkir dari Piala Dunia 2026 usai menelan kekalahan tipis 0-1 dari Spanyol dalam babak 16 besar yang berlangsung di Dallas Stadium, Texas, Amerika Serikat, Selasa (7/7/2026).
Dalam pernyataan resminya, Martinez menegaskan bahwa pertandingan melawan Spanyol merupakan laga terakhirnya menangani Cristiano Ronaldo dan rekan-rekan. Pelatih asal Spanyol tersebut menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh masyarakat Portugal atas dukungan tanpa henti yang diberikan kepadanya selama masa jabatan yang berlangsung selama 3,5 tahun.
Martinez menggambarkan periode kepemimpinannya sebagai sebuah pengalaman yang luar biasa dalam karier kepelatihannya. Ia merasa sangat terhormat bisa memimpin tim dengan kualitas talenta yang dimiliki Portugal dan menyebut dukung dan energi dari para suporter sebagai kenangan yang akan ia bawa selamanya.
Menanggapi kekalahan tersebut, Martinez tidak menampik rasa kecewanya. Ia mengakui bahwa pertandingan di fase gugur Piala Dunia sering kali ditentukan oleh detail-detail kecil. Menurutnya, Portugal sebenarnya telah menjalankan rencana permainan dengan baik, namun kegagalan untuk mengonversi peluang menjadi gol menjadi pembeda hasil akhir di lapangan.
Gol kemenangan Spanyol dicetak oleh Mikel Merino pada menit ke-90+1, tepat di masa injury time. Gol tersebut tercipta melalui skema serangan balik cepat setelah situasi bola mati, yang akhirnya mengandaskan harapan Portugal untuk melaju lebih jauh di turnamen sepak bola paling bergengsi di dunia tersebut.
Kini, Martinez menyerahkan sepenuhnya keputusan mengenai masa depan kursi kepelatihan timnas kepada Presiden Federasi Sepak Bola Portugal, Pedro Proenca. Ia pun memberikan apresiasi kepada pihak federasi yang selama ini dinilai telah memberikan dukungan penuh serta fasilitas kerja yang optimal selama ia memegang kendali kepelatihan.