Persib Bandung kembali menunjukkan ambisi besar dalam menyongsong musim kompetisi 2026/2027 dengan mendatangkan amunisi baru di lini depan. Manajemen Maung Bandung secara resmi mengumumkan perekrutan penyerang asal Montenegro, Balsa Sekulic, untuk mempertajam daya gedor tim di musim mendatang.
Balsa Sekulic bukanlah sosok sembarangan di kancah sepak bola internasional. Ia merupakan pemain yang memiliki rekam jejak panjang sebagai penggawa tim nasional Montenegro, mulai dari level usia muda U-21 hingga menembus skuad senior. Pengalaman di pentas internasional ini menjadi modal berharga bagi Persib yang tengah membidik prestasi tinggi.
Sebelum memutuskan berlabuh ke Kota Kembang, Sekulic merupakan pilar utama bagi klub kasta tertinggi Liga Montenegro, FK Mornar Bar. Selama masa baktinya di sana, ia berhasil mencatatkan statistik impresif dengan membukukan 22 gol dari 48 penampilan di berbagai kompetisi domestik, sebuah torehan yang menunjukkan ketajamannya sebagai ujung tombak murni.
Selain kompetisi Eropa, Sekulic juga memiliki pengalaman merumput di benua Asia yang cukup luas. Ia pernah tercatat sebagai pemain klub kasta tertinggi Korea Selatan, Gangwon FC, pada musim 2022/2023, serta sempat memperkuat klub asal Uzbekistan, Metalurg Bekabad, pada musim 2024. Pengalaman adaptasi di berbagai gaya permainan liga Asia ini diharapkan memudahkan proses integrasinya dengan skema taktik Maung Bandung.
Menyadari kualitas yang dimiliki sang pemain, manajemen Persib Bandung memutuskan untuk mengikat Sekulic dengan durasi kontrak selama dua tahun. Artinya, penyerang berusia matang ini akan berseragam Persib hingga akhir musim 2027/2028, memberikan stabilitas bagi lini serang tim dalam jangka panjang.
Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat, Kuswara S Taryono, mengungkapkan bahwa keputusan merekrut Sekulic didasarkan pada rekomendasi penuh tim pelatih di bawah komando Igor Tolic. Pihak manajemen berharap kehadiran Sekulic mampu menjadi motor penggerak serangan yang efektif, sekaligus membantu Persib bersaing di kancah domestik maupun kompetisi Asia yang menuntut kedalaman skuad mumpuni.